Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Istilah-istilah yang Sering Dipakai di Dunia Perburungan, Kicau Mania Wajib Tahu!

Nakula Agi Sada • Kamis, 6 Februari 2025 | 18:46 WIB
Pasar burung di Jogjakarta.
Pasar burung di Jogjakarta.

JP Radar Kediri - Dunia perburungan memiliki banyak istilah yang unik dan penting untuk dipahami, terutama bagi para pecinta burung kicau atau "kicau mania." Berikut adalah penjelasan rinci dari beberapa istilah yang sering digunakan dalam komunitas ini:

1. Gacor: Burung yang rajin berkicau.

2. Buka Paruh (Bukpar): Burung yang sudah bisa berkicau dengan lantang.

3. Burung Bakalan: Burung muda yang belum berpengalaman dan masih liar.

4. Burung Siapan: Burung yang sudah siap dijadikan indukan.

5. Burung Unjal: Burung yang siap kawin dan telah membuat sarang.

6. Ngeriwik: Burung yang sudah berkicau tetapi suaranya masih pelan.

7. Ngeplong: Burung yang sudah bisa mengeluarkan suara dengan maksimal dan keras.

8. Mabung: Proses di mana burung mengganti bulu-bulunya.

9. EF (Extra Fooding): Pakan tambahan untuk burung selain pakan utama.

10. Latber: Latihan bersama untuk melatih burung dengan para pecinta kicau lainnya.

11. Ngebren: Suara burung yang padat dan memiliki durasi panjang, biasanya digunakan untuk burung ciblek.

12. Ngekek: Istilah untuk suara khas lovebird yang sering diulang-ulang.

13. Ngobra: Gaya tarung khas yang dimiliki oleh burung kacer.

14. Citos: Burung yang sudah jinak total, tidak lagi liar.

15. Ambrol: Kondisi di mana bulu burung rontok dalam jumlah banyak atau seluruhnya.

16. Fullset: Penjualan burung lengkap dengan semua peralatan seperti sangkar, kerodong, dan lainnya.

17. Kopdar: Singkatan dari "kopi darat," yaitu momen berkumpulnya para pecinta burung.

18. Latber: Singkatan dari latihan bersama, acara di mana penghobi berkumpul untuk melatih burung.

19. Latpres: Singkatan dari latihan prestasi, biasanya digunakan pada event lomba.

20. Jinak Lalat: Burung yang tidak terlalu liar tetapi juga tidak sepenuhnya jinak.

21. Ngeruji: Burung yang suka bermain di jeruji sangkar, biasanya cendet atau lovebird

22. Mastering: Proses memperdengarkan suara burung lain untuk dilatih agar bisa ditiru

23. Burung OB: Burung dengan tingkat birahi yang sangat tinggi (over birahi)

24. Trotol: Burung muda yang baru saja menetas, biasanya masih dalam tahap perawatan oleh induk.

25. Miyik: Burung yang selalu minta disuapi, menunjukkan sifat manja

26. Pengembunan: Proses menjemur burung di luar ruangan pada pagi hari

27. Ngeropel: Suara terus menerus dengan volume lantang, biasanya untuk burung cucak rawa dan burung trucukan.

28. UK: Ulat kandang

29. UH: Ulat Hongkong 

30.JK: Jangkrik 

31. Sauna: Menjemur serta menutup kurungan dengan kain krodong. 

32. Gantangan: Lomba burung berkicau. 

33. Dokor: Dorong ekor, proses tumbuh ekor burung. 

34. Pastol: Lepas trotol. 

35. Brondol: Burung yang ekornya tercabut atau bulunya buntung.

36. Gembung: Burung sakit dengan mengambangkan bulu2nya. Akibat kurang penjemuran.

37. Nyilet: Burung sangat kurus.

Istilah-istilah ini membantu dalam komunikasi dan pemahaman di antara para penggemar burung kicau.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #pecinta burung #kicau mania #istilah #burung #burung kicau #jawa pos