JP Radar Kediri - Bagi para penggemar anime pasti sudah tidak asing dengan pembagian anime berdasarkan musimnya. Tidak seperti film atau serial di negara lain yang bisa rilis kapan saja, anime menganut rilisan anime berdasarkan masing-masing musim mulai dari Winter (Musim Dingin), Spring (Musim Semi), Summer (Musim Panas), dan Fall (Musim Gugur).
Biasanya dalam satu musim terdapat episode mingguan sekitar 12. Dua belas episode ini lazimnya disebut satu cour. Meskipun demikian, ada anime yang selalu rilis tiap minggunya tanpa menganut musim seperti One Piece dan Detective Conan yang biasanya kerap disebut long-running anime.
Baca Juga: Berakhir Setelah 9 Tahun, Ini Dia 9 Hal Menarik dari Manga Komi Can't Communicate
Mengapa Rilis Berdasarkan Musim?
Hal ini karena anime mengikuti pengaturan jadwal siaran televisi di Jepang. Siaran di Jepang biasanya berbasis pada pembagian musim, termasuk acara seperti reality show. Maka setiap berganti musim, jadwal siaran televisi mingguan biasanya akan dirombak.
Ada juga yang menyebut rilisan per kuartal ini untuk mencocokkan dengan setiap musimnya, misal seperti musim panas akan diisi oleh anime yang bertema musim panas atau diisi oleh anime populer karena ada libur musim panas. Namun, hal ini tidak selalu terjadi karena setiap studio memiliki pertimbangan produksi dan pemasarannya sendiri.
Baca Juga: Terungkap Rahasia Mengapa Setiap Arc One Piece Membawa Kejutan Besar
Menjaga Kualitas dan Kuantitas
Seperti yang sudah dijelaskan di atas, dalam 1 musim biasanya rilis satu cour atau sekitar 12 episode. Terkadang ada anime yang merilis animenya sebanyak 24 episode, biasanya disebut 2 cour. Ada yang langsung tayang langsung mulai dari Winter hingga Spring, ada pula yang dibagi menjadi rilis pada Fall dan rilis kembali Summer.
Hal ini guna menjaga kualitas animasi yang baik selain itu rilisan anime biasanya juga sering diadaptasi dari manga atau novel yang masih berjalan. Agar tidak mengejar sumber aslinya, pembagian anime per musim jadi solusi yang bagus.
Uji Coba dan Promosi
Pembagian anime per kuartal (setiap 3 bulan) atau setiap musim juga digunakan jadi ajang uji coba studio untuk melihat bagaimana performa anime yang dirilisnya sebagai acuan. Jika populer, maka akan dilanjutkan dengan season ke-2 nya.
Selain uji coba, biasanya dirilisnya anime juga jadi alat pemasaran untuk menunjang penjualan komik dan novelnya. Merilis berdasarkan musim jadi strategi yang bagus untuk mempromosikan serial yang ada.
Baca Juga: 5 Kejutan Besar Arc One Piece yang Tidak Boleh Dilewatkan Nakama
Dengan perkembangan digital, anime juga terus berkembang dan memberi hiburan tanpa henti bagi para penggemarnya. Saat ini dengan platform digital, anime juga bisa rilis tanpa mengikuti jadwal televisi. Namun rilisan per musim ini tetap menarik bagi para penggemar untuk menantikan anime baru dan lagu barunya tiap musim. (Radyan Fahmi)
Editor : Miko