JP Radar Kediri- Setelah 9 tahun menemani para pembaca, akhirnya serial manga Komi Can’t Communicate karya Tomohito Oda ini tamat dalam terbitan terbaru majalah Weekly Shonen Sunday pada 29 Januari lalu.
Pertama kali terbit pada Mei 2016, serial ini banyak memikat penggemar melalui relevansi cerita dan karakternya yang menarik.
Komi Can’t Communicate menyinggung isu mengenai social anxiety. Manga ini bercerita mengenai seorang gadis bernama Komi yang memiliki gangguan komunikasi namun ia berusaha memperbaiki kemampuan sosialnya dengan mulai mencari 100 teman pertamanya, dalam perjalanannya ia dibantu oleh teman sekelasnya Tadano.
Hampir satu dekade rilis, apa saja yang menarik dari manga ini? Simak ulasan berikut ini!
1. Ceritanya Relatable dengan Isu Sosial
Mengangkat tema mengenai social anxiety atau gangguan komunikasi sosial. Komi Shouko, tokoh utama, bukan gadis yang sombong atau cuek, melainkan seseorang yang sangat ingin berteman tetapi kesulitan berbicara dengan orang lain. Hal ini sangat relatable bagi banyak orang yang kesulitan berkomunikasi.
Baca Juga: Nakama Wajib Tahu! Ini Dia 5 Arc One Piece yang Mengubah Sejarah Anime Dunia
2. Penampilan Elit, Komunikasi Sulit
Komi Shouko dianggap sebagai diva sekolah karena memiliki paras yang cantik dan terlihat elegan. Tetapi tidak banyak orang tahu, jika ia memiliki masalah komunikasi. Orang mengira ia irit bicara dan hanya berteman dengan orang tertentu, padahal Komi hanya ingin berteman dengan semua orang.
3. Karakter Pendukung yang Beragam dan Unik
Sekolah Komi-san dipenuhi karakter yang memiliki kepribadian unik. Najimi Osana yang supel, Yamai Ren yang yandere, Agari Himiko yang pemalu, dan Katai Makoto yang terlihat menyeramkan tapi sebenarnya baik hati. Setiap karakter memiliki ciri khas yang kuat dan berkontribusi pada cerita.
4. Nama-nama yang Sesuai dengan Kepribadian
Banyak nama diambil dari kepribadian atau lore yang diambil sang karakter, misalnya Osana Najimi jika digabung menjadi ‘Osananajimi’ yang dalam Bahasa Jepang artinya teman masa kecil.
Tadano Hitohito diambil dari ‘Tada no Hito’ yang berarti orang biasa. Komi Shouko yang diambil dari komunikasi dan shougai yang berarti ketidakmampuan, jika digabungkan menjadi ketidakmampuan berkomunikasi, serta banyak nama karakter lain yang sesuai dengan kepriadiannya.
5. Kombinasi Komedi dan Drama yang Menarik
Manga ini sering menggunakan format empat panel (yonkoma) yang membuat ceritanya tetap ringan karena disampaikan dengan punchline yang cepat dan efektif. Situasi canggung Komi dalam berbagai interaksi sosial sering kali menghasilkan momen lucu dan menghibur.
Baca Juga: 6 Rekomendasi Anime dengan Rating Tinggi di Tahun 2024
6. Romansa yang Lambat tapi Manis
Karena lebih berfokus pada perkembangan interaksi Komi-san untuk membuat pertemanan, manga ini terasa lambat pada bagian romansa, tetapi hal itu yang membuatnya terasa lebih menarik. Tidak ada drama berlebihan atau konflik yang dipaksakan. Interaksi dua karakter yang semakin membuat dekat karena bimbingan Tadano membuat Komi perlahan semakin jatuh hati padanya.
7. Perkembangan Karakter
Perkembangan karakter Komi bertahap dan terasa realistis. Awalnya, Komi hanya bisa berkomunikasi lewat tulisan, tetapi seiring berjalannya waktu, ia mulai berbicara beberapa kata hingga akhirnya bisa berinteraksi lebih leluasa dengan orang-orang di sekitarnya. Perkembangan ini terasa alami dan memuaskan untuk diikuti.
8. Visual yang Unik
Tomohito Oda memiliki gaya menggambar yang sederhana namun ekspresif. Komi sering digambarkan dengan ekspresi datar dan misterius, tetapi ketika ia merasa gugup atau bahagia, ekspresinya berubah drastis dan menggemaskan. Ilustrasi ini sangat membantu dalam menyampaikan emosi karakter meskipun tanpa banyak dialog.
9. Kontrasnya Karakter Protagonis
Komi dan Tadano bagaikan matahari dan bulan. Jika Komi adalah gadis populer tetapi memiliki masalah komunikasi, Tadano adalah pria yang biasa saja tapi sangat peka dengan sekitar. Dinamika antara Komi yang diam dan Tadano yang pengertian menciptakan banyak momen manis dan lucu.
Baca Juga: Nakama Wajib Tahu! Ini Dia 5 Arc One Piece yang Mengubah Sejarah Anime Dunia
Setelah manga Komi-san Can't Communicate berakhir, belum ada pernyataan resmi dari Tomohito Oda mengenai proyek berikutnya. Mengingat hampir satu dekade ia berkarya, kemungkinan sang mangaka akan mengambil jeda istirahat sebelum membuat karya baru.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Radar Kediri