JP Radar Kediri – Salat Tahiyatul Masjid adalah Salat sunnah dua rakaat yang dilakukan ketika seorang Muslim masuk ke dalam masjid sebelum duduk.
Salat ini merupakan bentuk penghormatan kepada masjid sebagai rumah Allah (baitullah). Ibadah ini tidak wajib, tetapi sangat dianjurkan karena memiliki keutamaan besar dalam Islam.
Dalil anjuran salat tahiyatul masjid, Rasulullah SAW bersabda:
INFORMASI PENDAFTARAN KOMPETISI KOMPETENSI AKADEMIK 2025
Apa itu kompetisi kempetensi akademik? Baca di sini
Daftar di link berikut: https://rkomnibus.com/
Contac person: 0813-3563-2111 (heri)
"Apabila salah seorang di antara kalian masuk masjid, maka janganlah duduk sebelum Salat dua rakaat." (HR. Bukhari dan Muslim).
Hadis ini menjadi dasar utama disyariatkannya Salat Tahiyatul Masjid sebagai bentuk penghormatan kepada tempat ibadah.
Ini bacaan niat salat tahiyatul masjid. Lafal niat dalam bahasa Arab:
نَوَيْتُ صَلَاةَ تَحِيَّةِ الْمَسْجِدِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitu Salata tahiyyatal masjidi rak‘ataini lillaahi ta‘aalaa.
Artinya: “Aku niat Salat sunnah Tahiyatul Masjid dua rakaat karena Allah Ta‘ala.”
Sedangkan waktu melaksanakan niat dilakukan di dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram. Meskipun dilafalkan secara lisan bisa membantu konsentrasi, namun yang utama adalah niat di dalam hati.
Kemudian, Adapun tata cara salat tahiyatul masjid ini dilakukan seperti Salat sunnah biasa.
Diawali dengan niat, takbiratul ihram sambil niat dalam hati. Membaca doa iftitah (opsional). Membaca Surah Al-Fatihah, lalu surah pendek pada rakaat pertama dan kedua.
Rukuk, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua. Rakaat kedua dilakukan seperti rakaat pertama. Tasyahud akhir, lalu salam.
Lalu, kapan salat tahiyatul masjid dilakukan? Setiap kali masuk masjid dan belum duduk, selama tidak pada waktu yang dilarang untuk Salat (seperti setelah Subuh hingga matahari terbit dan setelah Ashar hingga matahari terbenam).
Bila masuk masjid dan langsung melaksanakan Salat fardhu (misalnya Salat berjamaah sudah dimulai), maka Salat fardhu sudah mencukupi sebagai pengganti Tahiyatul Masjid.
Adapun keutamaan salat tahiyatul masjid. Antara lain menghidupkan sunnah Rasulullah SAW.
Mendapat pahala dari Allah SWT dan menunjukkan penghormatan dan adab kepada masjid.
Jadi, salat tahiyatul masjid adalah bentuk kesopanan dan penghormatan saat memasuki rumah Allah. Dengan niat yang ikhlas dan tata cara yang benar, dua rakaat ringan ini menjadi ladang pahala dan kedekatan dengan Allah SWT. Jangan lewatkan kesempatan untuk mengamalkannya setiap kali masuk masjid.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah