Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Bacaan Niat Mandi Wajib Setelah Haid dan Tata Caranya.

Mohammad Basid Alharis • Jumat, 1 Agustus 2025 | 20:59 WIB
Ilustrasi mandi wajib.
Ilustrasi mandi wajib.

JP Radar Kediri – Mandi wajib atau ghusl adalah mandi yang dilakukan untuk menghilangkan hadas besar, seperti setelah haid, nifas, atau hubungan suami istri.

Bagi perempuan, mandi wajib setelah haid adalah ibadah yang penting karena berkaitan dengan kesucian dan diperbolehkannya kembali melaksanakan shalat, puasa, dan ibadah lainnya.

Bacaan niat mandi wajib setelah haid dalam Bahasa arab sebagai berikut.

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَيْضِ ِللهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla liraf‘il haidil lillaahi ta‘aala.

Artinya "Saya niat mandi wajib untuk menghilangkan hadas haid karena Allah Ta’ala".

Membaca niat ini dilakukan di dalam hati bersamaan dengan saat air pertama kali menyentuh tubuh, tidak harus diucapkan dengan lisan, tetapi boleh jika ingin mempertegas niat.

Tata cara mandi wajib setelah haid berdasarkan tuntunan Rasulullah SAW, khususnya dari hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah radhiyallahu 'anha, adalah sebagai berikut.

Pertama, adalah niat. Niat di dalam hati untuk mandi wajib guna menghilangkan hadas besar (dalam hal ini karena haid).

Kedua, membaca basmalah. Disunnahkan untuk membaca “Bismillah” sebelum mulai mandi.

Ketiga, mencuci tangan. Cuci kedua tangan terlebih dahulu sebanyak tiga kali.

Keempat, membersihkan kemaluan. Membersihkan kemaluan dan bagian tubuh lain yang terkena najis dengan tangan kiri.

Setelah itu, tangan dicuci dengan sabun atau digosok ke tanah (jika mengikuti sunnah secara langsung) atau sabun jika tidak tersedia.

Kelima, berwudhu. Berwudhu seperti hendak shalat. Jika ingin menyempurnakan wudhunya, silakan.

Namun, jika mandi di tempat terbuka, boleh menunda membasuh kaki hingga selesai mandi.

Keenam, menyiram air ke kepala. Guyur air ke kepala sebanyak tiga kali hingga membasahi kulit kepala.

Rambut panjang tidak harus dilepas semua kecuali jika air tidak sampai ke kulit kepala.

Ketujuh, menyiram seluruh tubuh. Siram seluruh tubuh dimulai dari sisi kanan, lalu kiri. Pastikan semua bagian tubuh, termasuk lipatan.

 

Untuk mendapatkan berita- berita terkini  Jawa Pos  Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#mandi wajib setelah haid #bacaan niat #tata cara #menghilangkan hadas #agama islam