Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ini Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Hijriah: Makna, Waktu, dan Panduannya.

Mohammad Basid Alharis • Rabu, 25 Juni 2025 | 22:37 WIB
Ilustrasi orang berdoa di awal tahun Hijriah.
Ilustrasi orang berdoa di awal tahun Hijriah.

 

JP Radar Kediri - Dalam tradisi Islam, pergantian tahun Hijriah merupakan momen penting untuk merenungi perjalanan hidup dan memperbarui niat.

Umat Muslim dianjurkan untuk mengisi waktu ini dengan ibadah, introspeksi, dan doa. Dua di antaranya yang populer diamalkan adalah doa akhir tahun dan doa awal tahun Hijriah.

Meski tidak wajib dan tidak ada dalil yang secara khusus mewajibkannya, kedua doa ini telah menjadi bagian dari budaya keagamaan umat Islam sebagai sarana muhasabah dan harapan baru.

Adapun makna doa akhir tahun Hijriyah. Doa akhir tahun dibaca menjelang matahari terbenam pada hari terakhir bulan Dzulhijjah.

Ini adalah momen untuk merenungkan amal perbuatan selama setahun, memohon ampun atas kesalahan, dan meminta agar amal baik diterima oleh Allah SWT.

Isi dan makna umum dari doa akhir tahun adalah memohon ampun atas dosa dan kelalaian sepanjang tahun.

Kemudian, memohon perlindungan dari godaan syaitan. Dan memohon agar segala amal baik diterima dan dosa dihapuskan.

Ini contoh doa akhir tahun sebagai berikut, "Allahumma ma ‘amiltu fî hâdzihis-sanati mimma nahaitani ‘anhu walam tardhah, wanasituhu walam ansahu, wa tahallamta ‘alayya ba’da qudratika ‘ala ‘uqûbatî, wada‘autani ila at-taubati minhu ba‘da jura’ti ‘ala ma’siyatik. Allahumma faghfir lî... (dst)".

Artinya secara umum, Ya Allah, apa pun yang telah aku lakukan di tahun ini dari perbuatan yang Engkau larang dan tidak Engkau ridai, lalu aku belum bertobat darinya, maka ampunilah aku...

Lalu, makna doa awal tahun Hijriah sebagai berikut. Doa awal tahun dibaca setelah Maghrib pada malam 1 Muharram, awal bulan pertama dalam kalender Hijriyah. Doa ini merupakan bentuk harapan dan niat untuk menjalani tahun baru dengan lebih baik, penuh berkah dan dalam ridha Allah.

Isi dan makna umum dari doa awal tahun adalah memohon agar diberi kekuatan untuk melakukan amal saleh. Kemudian, memohon perlindungan dari godaan syaitan. Dan menyambut tahun baru dengan niat yang baik dan semangat ibadah.

Ini contoh doa awal tahun sebagai berikut, "Allahumma anta al-abadiyyu al-qadim, wa hadzihi sanatun jadidah, as’aluka fîha al-‘ishmah minasy-syaithan, wal-‘awn ‘ala hadzihi an-nafsil ammarah bis-sû’, wal isytighâl bima yuqarribuni ilayka..."

Artinya secara umum, Ya Allah, Engkaulah Tuhan yang Abadi lagi Maha Awal, dan inilah tahun baru. Aku memohon kepada-Mu penjagaan dari godaan syaitan dan pertolongan untuk menundukkan hawa nafsu, serta kesibukan dalam hal yang mendekatkanku kepada-Mu...

Lantas, kapan waktu membaca doa Ini? Doa akhir tahun dibaca sebelum Maghrib pada tanggal 29 atau 30 Dzulhijjah. Sedangkan doa awal tahun dibaca setelah Maghrib di malam 1 Muharram (malam pergantian tahun Hijriyah).

Dengan demikian, meskipun doa akhir dan awal tahun Hijriyah tidak diwajibkan secara syariat, mengamalkannya bisa menjadi momen spiritual yang bermakna.

Ia menjadi sarana muhasabah (introspeksi diri) dan momentum untuk memperbaiki niat serta amal ke depan. Lebih penting dari membaca teks doa adalah makna di baliknya yaitu tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik di mata Allah SWT.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#islam #ibadah #hijriah