Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kenapa Ada Walimatul Safar bagi Jamaah yang Akan Berangkat Haji? Ini Penjelasannya

Mohammad Basid Alharis • Jumat, 9 Mei 2025 | 22:32 WIB
Pemberangkatan CJH Kabupaten Kediri.
Pemberangkatan CJH Kabupaten Kediri.

JP Radar Kediri – Ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib dilaksanakan oleh setiap Muslim yang mampu, baik secara fisik maupun finansial. Dalam tradisi keislaman masyarakat Indonesia, khususnya di berbagai daerah, dikenal suatu kegiatan yang disebut walimatul safar.

Tradisi ini diadakan oleh calon jamaah haji sebagai bentuk permohonan doa restu, perpisahan, dan persiapan spiritual sebelum berangkat ke Tanah Suci. Meskipun bukan ibadah yang diwajibkan secara syariat, walimatul safar memiliki nilai penting dari sisi sosial, spiritual, dan budaya.

Pertama, dari sisi makna secara harfiah walimatul safar berarti "perjamuan untuk perjalanan". Kegiatan ini biasanya dilakukan dalam bentuk pengajian, doa bersama, hingga jamuan makan sebagai bentuk silaturahmi antara calon jamaah haji dengan keluarga, kerabat, tetangga, dan masyarakat sekitar.

Dari sisi tujuan utama walimatul safar adalah meminta doa restu dari keluarga dan masyarakat agar perjalanan haji berjalan lancar dan aman. Memohon maaf atas segala kesalahan yang mungkin pernah dilakukan calon jamaah haji, baik disengaja maupun tidak.

Mengumumkan keberangkatan, sehingga masyarakat mengetahui dan dapat memberikan dukungan atau membantu selama calon jamaah tidak berada di kampung halaman. Mempererat silaturahmi, karena momen ini menjadi ajang berkumpul dan memperkuat hubungan sosial.

Kedua, terkait nilai-nilai spiritual dalam walimatul safar. Walimatul safar mengandung banyak nilai spiritual yang mendalam.

Bagi calon jamaah haji, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk penyucian diri sebelum menjalankan ibadah haji. Proses saling memaafkan dan berdoa bersama menciptakan suasana hati yang lebih tenang dan bersih.

Selain itu, dalam walimatul safar juga sering diberikan nasihat keagamaan oleh tokoh agama atau ulama setempat. Nasihat ini menjadi bekal spiritual sekaligus pengingat agar jamaah menjalani ibadah dengan khusyuk dan ikhlas.

Ketiga, walimatul safar penting dukungan sosial. Keberangkatan haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang penuh ujian. Dukungan dari keluarga dan masyarakat sangat penting.

Melalui walimatul safar, masyarakat menunjukkan solidaritas dan rasa kebersamaan. Mereka turut mendoakan agar ibadah haji calon jamaah diterima oleh Allah SWT dan dapat kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan menjadi haji yang mabrur.

Keempat, walimatul safar menghidupkan tradisi Islam yang positif. Walimatul safar adalah salah satu bentuk tradisi Islam Nusantara yang memperkaya budaya Islam dengan nilai-nilai lokal.

Tradisi ini tidak bertentangan dengan syariat Islam, justru mendukung semangat ukhuwah Islamiyah (persaudaraan sesama Muslim), yang sangat ditekankan dalam ajaran Islam.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#islam #jamaah haji #ibadah haji #haji 2025 #haji