JP Radar Kediri - Fenomena bediding menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat yang bekerja pada malam hingga dini hari.
Penurunan suhu udara akibat masuknya massa udara dingin dari Australia membuat pekerja luar ruangan lebih rentan mengalami gangguan kesehatan.
Sebab pejuang rupiah shift malam, mulai dari sopir, petugas keamanan, pengemudi ojek, pedagang kaki lima harus bekerja saat kondisi suhu tidak bersahabat.
Karenanya pekerja yang beraktivitas pada malam hari memerlukan perhatian lebih agar tetap sehat dan produktif. Begini rekomendasi dari BMKG:
1. Gunakan pakaian berlapis
Pakaian berlapis lebih efektif mempertahankan suhu tubuh dibandingkan satu lapis pakaian tebal. Tambahkan jaket, penutup kepala, atau sarung tangan jika bekerja di ruang terbuka.
Baca Juga: Waspada Fenomena 'Bediding' Landa Kediri Raya: Kenali Penyebab dan Bahayanya bagi Kesehatan
2. Konsumsi minuman hangat sebelum dan saat bekerja
Minuman hangat seperti teh, kopi, atau jahe dapat membantu menghangatkan tubuh ketika suhu udara mulai turun. Jika perlu, bisa bawa bekal minuman hangat dengan wadah tumbler atau termos.
3. Jangan lupa minum air putih
Udara dingin sering membuat rasa haus berkurang. Padahal, kebutuhan cairan tubuh tetap harus dipenuhi agar tidak mengalami dehidrasi.
4. Lakukan peregangan secara berkala
Jika pekerjaan mengharuskan duduk atau berdiri dalam waktu lama, lakukan peregangan ringan untuk menjaga sirkulasi darah dan mengurangi rasa kaku akibat udara dingin.
5. Manfaatkan waktu istirahat
Gunakan waktu istirahat untuk menghangatkan tubuh dan memulihkan stamina sebelum kembali bekerja.
6. Pantau kondisi cuaca
Sebelum berangkat bekerja, periksa informasi cuaca dari BMKG sehingga dapat menyesuaikan perlengkapan yang diperlukan apabila suhu udara diperkirakan lebih dingin dari biasanya
Editor : Mahfud