JP Radar Kediri – Fenomena bediding yang membuat suhu udara di Kediri Raya terasa lebih dingin tidak hanya memengaruhi kenyamanan beraktivitas.
Kondisi tersebut juga dapat berdampak pada kesehatan apabila masyarakat tidak menjaga daya tahan tubuh.
Ketua Tim Kerja Meteorologi Publik Stasiun Meteorologi Kelas III Dhoho Kediri Satria Krida Nugraha menjelaskan, bediding merupakan fenomena alam yang lazim terjadi saat musim kemarau akibat Angin Monsun Australia membawa massa udara dingin dan kering ke wilayah Indonesia bagian selatan.
Saat suhu udara menurun, masyarakat diimbau mulai menyesuaikan pola aktivitas agar tubuh tetap hangat. Begini rekomendasi menurut BMKG:
1. Gunakan pakaian yang dapat menjaga suhu tubuh
Kenakan jaket, sweater, atau pakaian berlengan panjang terutama saat malam hingga pagi hari. Langkah ini membantu mengurangi paparan udara dingin yang dapat menurunkan suhu tubuh.
Penggunaan jaket atau pakaian yang lebih tebal ketika beraktivitas pada malam hingga pagi hari menjadi salah satu langkah sederhana untuk mengurangi paparan udara dingin.
Baca Juga: Waspada Fenomena 'Bediding' Landa Kediri Raya: Kenali Penyebab dan Bahayanya bagi Kesehatan
2. Tetap penuhi kebutuhan cairan tubuh
Meski cuaca terasa dingin, tubuh tetap membutuhkan asupan air yang cukup. Minum air putih secara rutin membantu mencegah dehidrasi akibat udara musim kemarau yang cenderung kering.
Masyarakat disarankan memperbanyak konsumsi air putih meski cuaca terasa dingin. Sebab, udara yang kering tetap berpotensi menyebabkan tubuh kehilangan cairan tanpa disadari.
3. Konsumsi makanan bergizi dan hangat
Perbanyak makanan bergizi seimbang serta makanan atau minuman hangat agar daya tahan tubuh tetap terjaga selama suhu udara menurun. Ini dianjurkan untuk menjaga daya tahan tubuh.
4. Istirahat yang cukup
Tidur yang cukup membantu menjaga sistem kekebalan tubuh sehingga lebih tahan terhadap penyakit seperti flu, batuk, maupun infeksi saluran pernapasan.
5. Gunakan masker saat kondisi berdebu
Musim kemarau biasanya disertai meningkatnya debu. Penggunaan masker dianjurkan, terutama bagi penderita asma, alergi, atau penyakit pernapasan lainnya. karena musim kemarau identik dengan meningkatnya debu di lingkungan.
6. Batasi aktivitas malam jika tidak mendesak
Bagi anak-anak, lansia, maupun orang dengan kondisi kesehatan tertentu, sebaiknya mengurangi aktivitas di luar ruangan pada malam hingga dini hari.