Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Panduan Berbuka Puasa Sesuai Sunnah di Ramadan 2026 dan Kesalahan yang Harus Dihindari

Dita Citra Oktaviana • Selasa, 24 Februari 2026 | 03:11 WIB

berbuka puasa sesuai sunnah
berbuka puasa sesuai sunnah
JP Radar Kediri - Ramadan 2026 didominasi dengan tren buka bersama yang estetik sehingga esensi berbuka puasa seringkali terlupakan. Fokus bergeser dari ibadah menjadi konsumtif. Dengan mengikuti sunnah, kita tidak hanya meraih pahala, tetapi juga menjaga kesehatan dan kedisiplinan diri. 

Berikut panduan berbuka puasa yang benar sesuai sunnah.

1. Menyegerakan Berbuka

Menyegerakan berbuka puasa begitu matahari terbenam adalah salah satu keutamaan yang sangat dianjurkan.

Dari Umar bin Khathab radhiallahu’anhu, bahwa Rasulullah bersabda: 

إِذَا أقْبَلَ اللَّيْلُ مِن هَا هُنَا، وأَدْبَرَ النَّهَارُ مِن هَا هُنَا، وغَرَبَتِ الشَّمْسُ فقَدْ أفْطَرَ الصَّائِمُ

Artinya : “Jika datang malam dari sini, dan telah pergi siang dari sini, dan terbenam matahari, maka orang yang berpuasa boleh berbuka.” (HR. Bukhari no.1954, Muslim no.1100).

Dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, Rasulullah bersabda: 

لا يزالُ النَّاسُ بخَيرٍ ما عجَّلوا الفِطرَ عجِّلوا الفطرَ

Artinya : “Manusia senantiasa dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR. Ibnu Majah, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Ibnu Majah).

Kesalahan yang sering terjadi di era sekarang ini antara lain menunggu teman bukber datang, terlalu sibuk memotret makanan, dan menunda berbuka demi konten media sosial.

2. Berbuka dengan Kurma atau Air

Berdasarkan hadits dari Anas bin Malik radhiallahu’anhu, Rasulullah bersabda:

 كان رسول اللهِ صلى الله عليه وسلم يفطر على رطبًات قبل أن يصلي فإن لم تكن رطبًات فعلى تمرات فإن لم تكن حسا حسوات من ماء 

Artinya : “Biasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam berbuka puasa dengan ruthab (kurma segar) sebelum shalat. Jika beliau tidak punya ruthab, maka dengan tamr (kurma kering), jika beliau tidak punya tamr, maka dengan beberapa teguk air” (HR. Abu Daud no.2356, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Abu Daud).

Manfaat kurma antara lain mengembalikan energi secara bertahap, mencegah lonjakan gula darah, dan mengurangi risiko makan berlebihan.

Baca Juga: Kurma Bukan Sekadar Manis: Khasiat Tersembunyi Buah Eksotis dari Timur Tengah

3. Membaca Doa

Waktu berbuka termasuk momen yang dianjurkan untuk berdoa. 

Doa ketika berbuka yang diajarkan oleh Rasulullah sebagai berikut.

ذهب الظمأ وابتلت العروق وثبت الأجر إن شاء الله 

Artinya : “Telah hilang rasa haus, telah basah kerongkongan, dan telah diraih pahala insya Allah.”

Kebiasaan yang perlu diubah antara lain langsung makan tanpa refleksi dan hanya fokus pada makanan.

4. Berbuka Secukupnya, Lalu Salat Magrib

Sunnahnya adalah membatalkan puasa terlebih dahulu, kemudian melaksanakan salat Magrib sebelum makan berat. Cara ini membantu kita untuk menjaga fokus ibadah, mengontrol konsumsi, dan menghindari rasa terlalu kenyang.

Dari Jabir bin Abdillah radhiallahu’anhu, Rasulullah bersabda:

 اجعلْ بين أذانِك وإقامتِك نفَسًا ، قدرَ ما يقضي المعتصِرُ حاجتَه في مهَلٍ ، وقدْرَ ما يُفرِغُ الآكِلُ من طعامِه في مهَلٍ 

Artinya : “Jadikanlah antara adzanmu dan iqamatmu jeda sejenak, yaitu sekadar waktu orang yang sedang ada kebutuhan menyelesaikan kebutuhannya dengan tenang, dan sekadar waktu orang yang sedang makan menyelesaikan makannya dengan tenang” (HR. Ahmad, At Tirmidzi, Al Baihaqi, dll. dishahihkan Al Albani dalam Silsilah Ash Shahihah no. 887).

Kesalahan yang umum terjadi adalah langsung makan besar sampai melewatkan salat Magrib.

Baca Juga: Waspada Berat Badan Naik Saat Ramadan! 6 Menu Buka Puasa Ini Bisa Jadi Penyelamat Dietmu

5. Tidak Berlebihan Saat Berbuka Puasa

Makan berlebihan atau terlalu kenyang justru menyusahkan kita ketika melaksanakan ibadah.

“Tiada tempat terburuk yang dipenuhi isinya oleh manusia, kecuali perutnya. Karena sebenarnya cukup baginya beberapa suapan untuk menegakkan punggungnya. Kalaupun ia ingin makan, hendaknya ia atur dengan cara sepertiga untuk makanannya, sepertiga untuk minumannya, dan sepertiga lagi untuk nafasnya.” (HR Tirmidzi).

Untuk mendapatkan berita-  berita terkini   Jawa Pos   Radar Kediri  , silakan bergabung di saluran WhatsApp "  Radar Kediri  ". Caranya klik link join  saluran WhatsApp Radar Kediri.  Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : rekian
#amalan puasa ramadan #sunnah berbuka puasa #Ramadhan 1447 H #Ramadan 1447 Hijriah #Ramadan 1447 H #doa buka puasa #panduan berbuka puasa #puasa ramadan #larangan buka puasa #Puasa Ramadhan #buka puasa 2026 #amalan puasa #Puasa Ramadhan 1447 H #Ramadan 2026 #cara berbuka puasa #ramadhan 2026 #Puasa Ramadan 1447 H #urutan berbuka #sunnah buka puasa #panduan buka puasa #Ramadhan 1447 Hijriah #puasa ramadhan 2026 #Puasa Ramadan 2026 #buka puasa