Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Bolehkah Potong Rambut dan Kuku Saat Haid? Simak Penjelasannya

Mohammad Basid Alharis • Jumat, 10 Oktober 2025 | 21:36 WIB

 

ilustrasi potong rambut
ilustrasi potong rambut

JP Radar Kediri – Bagi kaum Muslimah pasti sering mengalami pertanyaan tentang boleh tidaknya memotong rambut dan kuku saat haid? Pertanyaan ini kaum Muslimah ingin menjaga kebersihan namun tetap mematuhi aturan agama.

Dalam sudut pandang ajaran Islam, perempuan muslimah yang sedang haid memang memiliki beberapa larangan ibadah, seperti tidak boleh salat, puasa, atau menyentuh mushaf Al-Qur’an. Lantas, bagaimana dengan potong rambut dan kuku?

Mayoritas ulama dari berbagai mazhab menyatakan bahwa tidak ada larangan bagi perempuan haid untuk memotong rambut atau kukunya. Hal ini didasarkan pada fakta bahwa tidak terdapat dalil sahih yang secara eksplisit melarang hal tersebut.

Mazhab Syafi’i dan Hanafi menjelaskan tidak ada larangan memotong rambut atau kuku saat haid. Ini termasuk urusan duniawi dan kebersihan pribadi yang tetap dianjurkan.

Sedangkan Mazhab Hanbali dan Maliki menerangkan tidak memberikan larangan khusus. Namun, sebagian kecil ulama Hanbali menyarankan untuk menunda memotong rambut atau kuku jika seseorang sedang dalam keadaan junub atau haid, jika niatnya untuk memuliakan anggota tubuh yang sedang najis.

Kemudian, dari sisi Kesehatan, haid adalah kondisi biologis normal yang tidak memengaruhi struktur rambut atau kuku. Maka, memotong rambut atau kuku saat haid tidak berbahaya secara medis.

Agar lebih aman dan safety menggunakan alat potong kuku dan rambut yang bersih. Hindari berbagi alat potong untuk mencegah infeksi kulit atau jamur.

 

Untuk mendapatkan berita- berita terkini  Jawa Pos  Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#sunnah #muslimah #potong rambut