JP Radar Kediri - Melaksanakan ibadah haji adalah impian banyak umat Islam di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.
Karena tingginya animo masyarakat dan terbatasnya kuota haji setiap tahunnya, pemerintah Indonesia menerapkan sistem antrean berdasarkan nomor porsi.
Oleh karena itu, sangat penting bagi calon jemaah haji untuk mengetahui tahun perkiraan keberangkatan agar bisa mempersiapkan diri secara matang, baik dari segi fisik, mental, maupun finansial.
Berikut ini adalah langkah-langkah mudah untuk mengecek tahun keberangkatan haji.
Pertama, menyiapkan nomor porsi haji. Nomor porsi adalah nomor unik yang didapat saat calon jemaah mendaftar haji reguler di Kementerian Agama (Kemenag).
Nomor ini terdiri dari 10 digit dan tercantum dalam bukti setoran awal BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji) dari bank penerima setoran. Contoh nomor porsi: 1300XXXXXX
Kedua, kunjungi situs resmi Kementerian Agama. Untuk mengecek tahun keberangkatan, kamu bisa mengakses situs resmi dari Kementerian Agama RI:
https://haji.kemenag.go.id/v4. Atau langsung menuju halaman cek porsi https://haji.kemenag.go.id/v4/node/955258
Ketiga, masukkan nomor porsi. Setelah masuk ke halaman pengecekan, masukkan nomor porsi haji pada kolom yang tersedia.
Klik tombol “Cari” atau “Submit”. Tunggu beberapa saat sampai sistem menampilkan hasilnya.
Keempat, melihat informasi perkiraan keberangkatan. Setelah proses berhasil, sistem akan menampilkan informasi berikut.
Mulai nama calon jemaah, provinsi dan kabupaten/kota pendaftaran, tanggal pendaftaran, kuota provinsi, perkiraan tahun keberangkatan. Dan posisi dalam antrean.
Meskipun begitu, perkiraan tahun keberangkatan bisa berubah tergantung pada kuota tahunan, kebijakan pemerintah, atau jika jemaah menunda keberangkatan.
Jemaah lansia, petugas haji, atau yang mendapat prioritas tertentu bisa memiliki tahun keberangkatan berbeda dari antrean reguler.
Jadi, mengetahui tahun keberangkatan haji sejak dini sangat penting untuk persiapan yang matang.
Menggunakan nomor porsi yang sah dan selalu cek melalui situs resmi Kemenag atau aplikasi yang telah disediakan.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah