Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Benarkah Bisa Melihat Malaikat? Ini Keutamaan Memelihara Ayam dalam Islam

Mohammad Basid Alharis • Rabu, 10 September 2025 | 20:41 WIB

 

Ilustrasi keutamaan ternak ayam dalam islam.
Ilustrasi keutamaan ternak ayam dalam islam.

JP,Radar Kediri – Islam adalah agama yang sempurna dan mencakup seluruh aspek kehidupan, termasuk bagaimana manusia berinteraksi dengan hewan.

Salah satu hewan yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, dan juga memiliki tempat tersendiri dalam Islam, adalah ayam.

Meski terlihat sederhana, ternyata memelihara ayam memiliki sejumlah keutamaan, baik dari sisi agama, sosial, maupun spiritual.

Ayam adalah makhluk ciptaan Allah yang disebutkan dalam beberapa hadits. Rasulullah ﷺ tidak hanya mengakui keberadaannya, tetapi juga memberikan panduan tentang bagaimana memperlakukan ayam.

Bahkan mengakui bahwa ayam bisa melihat hal-hal yang tidak dapat dilihat manusia. Adapun keutamaan memelihara ayam sebagai berikut.

Pertama, ayam dapat melihat malaikat. Dalam sebuah hadits, Rasulullah ﷺ bersabda:

"Apabila kalian mendengar suara ayam jantan, maka mohonlah kepada Allah akan karunia-Nya, karena sesungguhnya ayam jantan itu melihat malaikat." (HR. Bukhari dan Muslim).

Hadits ini menunjukkan bahwa ayam bukan hanya hewan biasa, tetapi memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki manusia.

Dalam konteks ini, memelihara ayam dapat menjadi pengingat bagi manusia akan kehadiran malaikat dan kekuasaan Allah yang tidak kasat mata.

Kedua, sunnah memelihara hewan ternak. Meskipun tidak disebutkan secara eksplisit sebagai sunnah khusus memelihara ayam, namun Islam sangat menganjurkan umatnya untuk memelihara hewan ternak sebagai bagian dari kehidupan agraris dan mandiri.

Rasulullah ﷺ dan para sahabat banyak memelihara hewan ternak seperti kambing, unta, dan ayam.

Dalam konteks kehidupan pedesaan dan pertanian, ayam adalah hewan yang mudah dipelihara, produktif, dan memberikan manfaat secara langsung berupa telur dan daging.

Ketiga, sumber rezeki dan keberkahan. Ayam merupakan sumber rezeki yang halal. Dengan memelihara ayam, seseorang dapat memperoleh telur sebagai konsumsi rumah tangga atau untuk dijual.

Juga memperoleh daging ayam yang halal dan sehat. Dan pupuk kandang dari kotorannya yang bisa menyuburkan tanaman.

Islam sangat mendorong umatnya untuk mencari rezeki yang halal dengan cara yang baik. Dalam konteks ini, beternak ayam bisa menjadi salah satu bentuk usaha mandiri yang diberkahi.

Keempat, melatih tanggung jawab dan kasih sayang. Islam mengajarkan pentingnya berlaku rahmah (kasih sayang) terhadap semua makhluk hidup.

Dalam hadits disebutkan: "Barang siapa yang tidak menyayangi, maka ia tidak akan disayangi." (HR. Bukhari dan Muslim).

Dengan memelihara ayam, seseorang belajar untuk memberi makan, merawat, dan melindungi makhluk hidup lain. Ini adalah bagian dari pendidikan karakter Islam yang sangat penting, terutama untuk anak-anak.

Kelima, kearifan lokal yang Islami. Di banyak masyarakat Muslim, terutama di pedesaan, memelihara ayam sudah menjadi budaya turun-temurun.

Kearifan lokal ini sejalan dengan nilai-nilai Islam seperti mandiri secara ekonomi. Menghargai makhluk hidup dan bersyukur atas nikmat kecil.

Ketika dijalankan dengan niat yang baik dan cara yang benar, aktivitas memelihara ayam menjadi bagian dari amal saleh yang bernilai ibadah.

Jadi, memelihara ayam dalam Islam bukan hanya aktivitas duniawi semata, tetapi juga bisa menjadi sarana ibadah, pengingat akan kekuasaan Allah, serta wujud tanggung jawab terhadap makhluk ciptaan-Nya.

Dengan niat yang baik dan perlakuan yang benar, kegiatan sederhana ini bisa membawa keberkahan dalam hidup.

Untuk mendapatkan berita- berita terkini  Jawa Pos  Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radarkediri #islam #halal #ayam #Malaikat