Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Panduan Lengkap Salat Tasbih: Bacaan Niat dan Tata Cara

Mohammad Basid Alharis • Minggu, 7 September 2025 | 00:25 WIB
Ilustrasi salat tasbih.
Ilustrasi salat tasbih.

JP Radar Kediri - Apa Itu Salat Tasbih? Salat Tasbih adalah salat sunah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

Disebut Salat Tasbih karena di dalamnya terdapat bacaan tasbih (subhanallah, alhamdulillah, laa ilaaha illallah, allahu akbar) sebanyak 300 kali dalam satu kali salat.

Salat ini termasuk salat sunah yang bisa dilakukan kapan saja (selain waktu-waktu yang diharamkan), baik di siang maupun malam hari, dan bisa dilakukan secara sendirian maupun berjamaah.

Keutamaan salat tasbih, Rasulullah SAW bersabda kepada pamannya, Abbas bin Abdul Muththalib:

“Jika kamu mampu mengerjakannya setiap hari, kerjakanlah. Jika tidak mampu, maka setiap Jumat sekali, jika tidak mampu, maka setiap bulan sekali, jika tidak mampu, maka setiap tahun sekali, dan jika tidak mampu, maka sekali seumur hidup.” (HR. Abu Daud, Ibnu Majah, dan lainnya).

Salat ini sangat dianjurkan karena dapat menjadi penghapus dosa dan pemberat amal kebaikan di akhirat.

Salat Tasbih terdiri dari 4 rakaat, bisa dikerjakan dengan dua kali salam (2 rakaat + 2 rakaat), atau langsung empat rakaat dengan satu salam.

Berikut niat salat tasbih untuk 4 rakaat sekali salam:

Usholli sunnatat tasbihi arba’a raka’aatin lillaahi ta’aalaa.

Artinya: "Aku niat salat sunah tasbih empat rakaat karena Allah Ta'ala."

Jika ingin dikerjakan dua rakaat dua rakaat, maka niatnya:

Usholli sunnatat tasbihi rak'ataini lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Aku niat salat sunah tasbih dua rakaat karena Allah Ta'ala."

Setiap rakaat salat tasbih berisi 75 kali tasbih, dengan total 300 kali dalam 4 rakaat.

Bacaan Tasbihnya adalah Subhānallāh, walhamdulillāh, wa lā ilāha illallāh, wallāhu akbar

Distribusi tasbih dalam satu rakaat antara lain setelah membaca doa iftitah dan Al-Fatihah + surat pendek membaca tasbih 15 kali.

Kemudian, dalam ruku’ setelah bacaan ruku’ membaca tasbih 10 kali. Setelah bangun dari ruku’ (i’tidal) membaca tasbih 10 kali.

Dalam sujud pertama setelah bacaan sujud membaca tasbih 10 kali. Setelah duduk di antara dua sujud membaca tasbih 10 kali.

Dalam sujud kedua setelah bacaan sujud membaca tasbih 10 kali. Setelah duduk sebelum berdiri ke rakaat berikutnya (tuma'ninah) membaca tasbih 10 kali. Jumlah sebanyak 75 kali tasbih per rakaat.

Jika melaksanakan salat tasbih jangan terburu-buru. Salat ini membutuhkan kekhusyukan.

Jika lupa menghitung tasbih, bisa menambahkannya di bagian lain agar tetap 75 per rakaat.

Dianjurkan dibaca secara pelan (sir) jika salat sendirian.

Jadi, salat tasbih adalah ibadah yang sangat dianjurkan karena memiliki keutamaan besar dalam menghapus dosa dan mendekatkan diri kepada Allah.

Walaupun cukup panjang, tapi manfaatnya luar biasa. Luangkan waktu untuk melaksanakannya, minimal sekali seumur hidup.

 

Untuk mendapatkan berita- berita terkini  Jawa Pos  Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#Niat Salat #religi #salat tasbih #agama #panduan salat