JP Radar Kediri – Dalam Islam, setiap aspek kehidupan diatur dengan tuntunan yang lengkap, termasuk hal yang dianggap sederhana seperti makan dan minum.
Aktivitas ini bukan sekadar memenuhi kebutuhan biologis, tetapi juga merupakan ibadah yang bernilai pahala jika dilakukan sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW.
Rasulullah SAW telah memberikan contoh terbaik melalui sabda dan perilakunya. Dengan mengikuti adab-adab ini, kita tidak hanya mendapatkan manfaat kesehatan secara duniawi, tetapi juga keberkahan dan pahala dari Allah SWT.
Berikut adalah adab makan dan minum yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Pertama, ada sebelum makan dengan mencuci tangan dahulu.
Membersihkan tangan sebelum makan adalah langkah pertama untuk menghindari kotoran dan penyakit. Ini juga mencerminkan kebersihan yang sangat dianjurkan dalam Islam.
Lalu, memastikan makanan halal dan baik (Halalan Thayyiban). Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Baqarah ayat 168, "Wahai manusia! Makanlah dari (makanan) yang halal dan baik yang terdapat di bumi..."_
Kemudian, membaca doa. Sebelum makan mengucapkan Bismillah (Dengan menyebut nama Allah) adalah pembuka yang penuh berkah.
Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya setan menghalangi untuk menikmati makanan yang tidak disebut nama Allah atasnya." (HR. Muslim).
Jika lupa di awal, bacalah "Bismillaahi awwalahu wa aakhirahu." (Dengan nama Allah pada awal dan akhirnya).
Kedua, adab saat sedang makan. Yakni makan dengan tangan kanan. Rasulullah SAW bersabda, "Wahai anak muda, sebutlah nama Allah, makanlah dengan tangan kananmu, dan makanlah makanan yang ada di dekatmu." (HR. Bukhari & Muslim). Tangan kiri dikhususkan untuk aktivitas yang kurang bersih.
Lalu, makan dari yang terdekat. Dianjurkan untuk mengambil makanan yang berada di dekat kita, tidak menjangkau jauh ke tengah atau ke piring orang lain. Ini mencerminkan kerendahan hati dan tawadhu'.
Terus posisi duduk yang baik. Hindari makan sambil bersandar atau berbaring. Posisi terbaik adalah duduk dengan tegak, baik itu duduk di lantai maupun di kursi. Rasulullah SAW bersabda, "Aku tidak makan sambil bersandar." (HR. Bukhari).
Tidak mencela makanan. Jika suatu makanan tidak disukai, lebih baik diam dan tidak mencela. Diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW tidak pernah mencela makanan. Jika beliau menyukainya, beliau memakannya. Jika tidak, beliau meninggalkannya.
Makan secara sederhana dan tidak berlebihan. Allah SWT berfirman, "...Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan." (QS. Al-A'raf: 31).
Isi perut sebaiknya dibagi sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk air, dan sepertiga untuk udara.
Kemudian, menjilati jari dan piring. Setelah selesai makan, jilatilah jari-jari sebelum membersihkannya.
Rasulullah SAW bersabda, "Apabila salah seorang di antara kamu selesai makan, maka janganlah ia mengusap tangannya hingga ia menjilatinya atau minta dijilatkan (kepada istrinya, anaknya)." (HR. Bukhari & Muslim).
Ini merupakan bentuk syukur dan tanda bahwa kita tidak tahu di bagian mana letak keberkahan makanan itu.
Ketiga, adab setelah selesai makan. Diantaranya berhenti sebelum kenyang. Berhentilah makan sebelum merasa sangat kenyang. Ini sesuai dengan prinsip tidak berlebihan dan sangat baik untuk kesehatan pencernaan.
Membersihkan makanan yang jatuh. Jika ada suap makanan yang jatuh, ambil dan bersihkan kotorannya, lalu makanlah.
Membaca Doa Setelah Makan. Ucapkanlah rasa syukur dengan doa, "Alhamdulillaahilladzi ath'amanaa wa saqaanaa wa ja'alanaa minal muslimiin."
Artinya: "Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan minum serta menjadikan kami termasuk orang-orang yang berserah diri (Muslim)."* (HR. Abu Daud & Tirmidzi).
Keempat, Adab khusus dalam Minum. Antara lain minum dengan tangan kanan,
minum sambil duduk, tidak meniup minuman panas, minum dengan tiga nafas. Rasulullah SAW biasa minum dengan tiga nafas. Dan tidak bernafas di dalam gelas.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah