KEDIRI, JP Radar Kediri – Waktu Maghrib adalah periode peralihan antara siang dan malam yang dalam banyak kepercayaan, termasuk Islam, dianggap sebagai waktu yang perlu diwaspadai terutama bagi anak-anak.
Berikut beberapa alasan mengapa anak kecil sebaiknya tidak keluar rumah saat Maghrib.
Pertama, waktu banyak gangguan jin dan setan. Dalam Islam, disebutkan bahwa setan dan jin berkeliaran dengan lebih aktif saat matahari terbenam.
Rasulullah ﷺ bersabda, "Jangan kalian membiarkan anak-anak kalian di saat matahari terbenam sampai berlalunya waktu Isya, karena setan berpencar ketika matahari terbenam." (HR. Muslim).
Anak-anak, terutama yang masih kecil, dianggap lebih rentan terhadap gangguan makhluk halus karena mereka belum memiliki perlindungan spiritual yang kuat seperti orang dewasa.
Kedua, anak rentan ketakutan atau kesambet. Banyak pengalaman masyarakat menceritakan bahwa anak-anak yang keluar saat Maghrib sering tiba-tiba menangis tanpa alasan, merasa ketakutan, atau bahkan mengalami gejala.
Seperti demam tanpa sebab medis yang jelas. Hal ini sering dikaitkan dengan pengaruh energi negatif atau gangguan jin.
Ketiga, waktu yang kurang aman secara fisik. Selain faktor spiritual, waktu Maghrib juga sering gelap dan remang-remang, meningkatkan risiko.
Antara lain, kecelakaan misalnya tersandung, tertabrak kendaraan karena kurang pencahayaan. Bisa juga binatang berbisa seperti ular atau kalajengking yang lebih aktif di waktu senja.
Bahkan penculikan atau kejahatan karena pengawasan orang tua sering berkurang saat pergantian waktu.
Keempat, sunnah Nabi untuk menahan anak di Rumah. Rasulullah ﷺ menganjurkan untuk mengunci pintu dan menyebut nama Allah saat Maghrib, serta menahan anak-anak agar tidak keluar. Ini menunjukkan bahwa ada hikmah besar di balik larangan ini.
Kelima, waktu terbaik untuk berdoa dan berkumpul keluarga. Sebab, maghrib adalah waktu mustajab untuk berdoa.
Sebaiknya, anak-anak diajak berwudhu dan salat maghrib berjamaah. Membaca doa perlindungan seperti ayat Kursi, surah Al-Falaq dan An-Nas. Dan bisa untuk berkumpul bersama keluarga sambil mengisi waktu dengan dzikir atau kisah Islami.
Jika terpaksa keluar saat maghrib karena ada keperluan mendesak, maka lakukan langkah berikut.
Baca Bismillah dan doa perlindungan. Jangan biarkan anak bermain sendirian di luar. Dan segera masuk ke dalam rumah setelah urusan selesai.
Jadi, menjaga anak agar tidak keluar saat Maghrib bukan sekadar mitos, tetapi memiliki dasar agama dan alasan logis terkait keamanan serta kesehatan spiritual.
Sebagai orang tua, kita bisa membiasakan anak untuk berada di rumah, beribadah, dan menghindari risiko gangguan yang tidak diinginkan.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah