JP Radar Kediri - Salat Dhuha adalah salah satu sholat sunnah yang dikerjakan pada waktu pagi hari, setelah matahari terbit hingga menjelang waktu Dzuhur.
Waktu terbaik untuk mengerjakannya adalah sekitar pukul 08.00 hingga 11.00 pagi, tergantung posisi matahari. Sholat ini dikenal juga sebagai sholat untuk membuka pintu rezeki dan melapangkan urusan dunia maupun akhirat.
Niat salat Dhuha dapat diucapkan di dalam hati sebelum takbiratul ihram. Berikut ini adalah lafaz niat yang umum digunakan:
> أُصَلِّي سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Ushallī sunnatadh-dhuḥā rak‘ataini lillāhi ta‘ālā.
Artinya: Aku niat sholat sunnah Dhuha dua rakaat karena Allah Ta’ala.
Sholat Dhuha bisa dikerjakan minimal 2 rakaat dan maksimal 12 rakaat, dengan salam tiap 2 rakaat.
Sholat Dhuha memiliki banyak keutamaan sebagaimana dijelaskan dalam berbagai hadits Nabi Muhammad SAW. Berikut beberapa keutamaannya.
Pertama, pintu rezeki terbuka lebar. Salat Dhuha dikenal sebagai sholat pembuka rezeki. Dalam hadits riwayat Ahmad dan Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda:
> “Pada tiap pagi, setiap persendian kalian harus disedekahi... dan cukup menggantikan semua itu dua rakaat sholat Dhuha.” (HR. Muslim).
Salat Dhuha menjadi bentuk sedekah yang bisa membuka jalan rezeki dan kemudahan dari Allah SWT.
Kedua, dibalas pahala seperti umrah
Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa yang sholat Subuh berjamaah, lalu ia duduk berdzikir kepada Allah hingga terbit matahari, kemudian ia sholat dua rakaat, maka ia mendapatkan pahala seperti pahala haji dan umrah, sempurna, sempurna, sempurna." (HR. Tirmidzi).
Meski hadits ini menyebut duduk berdzikir dulu, ini menunjukkan betapa besar pahala dua rakaat setelah matahari terbit yang termasuk dalam sholat Dhuha.
Ketiga, dianggap sebagai orang yang selalu bertaubat dan rajin beribadah.
Dalam hadits Qudsi, Allah SWT berfirman, “Wahai anak Adam, janganlah engkau tinggalkan empat rakaat sholat di awal siang (Dhuha), maka Aku akan mencukupimu di akhir harimu.” (HR. Ahmad).
Artinya, Allah akan mencukupkan keperluan hamba-Nya yang menjaga sholat Dhuha.
Keempat, menghapus dosa-dosa kecil. Salat Dhuha juga menjadi salah satu cara penghapus dosa kecil, sebagaimana amal-amal ibadah sunnah lainnya.
Jadi, salat Dhuha adalah amalan ringan namun penuh keberkahan. Dengan niat yang ikhlas dan rutin melaksanakannya, seorang muslim tidak hanya meraih pahala, tapi juga mendapatkan ketenangan, kecukupan rezeki, dan kedekatan dengan Allah SWT. Mari jadikan sholat Dhuha sebagai bagian dari rutinitas ibadah harian kita.
Editor : Anwar Bahar Basalamah