Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Keutamaan Menyantuni Anak Yatim pada 10 Muharram

Mohammad Basid Alharis • Senin, 30 Juni 2025 | 22:10 WIB
Ilustrasi menyantuni anak yatim.
Ilustrasi menyantuni anak yatim.

 

JP Radar Kediri – Bulan Muharram adalah salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam. Di antara hari-hari istimewa dalam bulan ini, 10 Muharram atau yang dikenal sebagai Hari Asyura memiliki keistimewaan tersendiri.

Banyak peristiwa penting terjadi pada hari ini, seperti diselamatkannya Nabi Musa dari kejaran Firaun. Rasulullah ﷺ pun menganjurkan untuk berpuasa pada hari Asyura sebagai bentuk syukur.

Namun, selain berpuasa, ada amalan lain yang sangat dianjurkan untuk dilakukan pada 10 Muharram, yaitu menyantuni anak yatim. Amalan ini tidak hanya berpahala besar, tetapi juga membawa keberkahan dalam kehidupan.

Anak yatim memiliki tempat istimewa dalam Islam. Al-Qur’an dan hadis Nabi Muhammad ﷺ banyak menyebutkan tentang pentingnya memperhatikan dan menyayangi anak-anak yatim. Dalam Surah Al-Ma’un, Allah mencela orang-orang yang menghardik anak yatim dan tidak peduli terhadap mereka.

Rasulullah ﷺ bersabda, “Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini,” sambil beliau mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah serta merenggangkan keduanya. (HR. Bukhari)

Hadis ini menunjukkan bahwa menyantuni anak yatim adalah amalan yang sangat mulia dan bisa mendekatkan seseorang ke Rasulullah di surga kelak.

Adapun keutamaan khusus pada 10 Muharram. Para ulama dan salafus shalih terdahulu menekankan pentingnya memperbanyak amal saleh di hari Asyura, salah satunya adalah menyantuni anak yatim. Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa siapa yang mengusap kepala anak yatim dan memberi makan mereka pada 10 Muharram, maka Allah akan melapangkan rezekinya dan menghapus dosanya.

Salah satu perkataan ulama yang masyhur, "Barang siapa yang berbuat baik kepada anak yatim pada hari Asyura, maka Allah akan mengangkat derajatnya di surga."

Walau riwayat terkait ini tidak semuanya sahih dalam standar hadis, namun semangat berbuat kebaikan pada hari Asyura telah menjadi tradisi yang baik dan sangat dianjurkan, khususnya untuk menyantuni mereka yang membutuhkan seperti anak yatim.

Dengan demikian, pada hari Asyura adalah momen yang tepat untuk memperbanyak amal kebaikan. Di antara amal terbaik adalah menyantuni anak yatim, karena mereka adalah titipan Allah yang perlu kita lindungi dan bahagiakan. Jadikan 10 Muharram sebagai momentum untuk lebih peduli, berbagi, dan mendekatkan diri kepada Allah melalui kepedulian terhadap anak-anak yatim.

Semoga dengan menyantuni anak yatim di hari yang mulia ini, Allah memberikan kita rahmat, ampunan, serta mengangkat derajat kita di dunia dan akhirat. Aamiin.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#asyura #islam #muharram