Mitos atau kenyataan? Yang jelas, tradisi ini sudah jadi kebiasaan diam-diam banyak pasangan suami istri.
Bulan Suro, yang bertepatan dengan Muharram dalam kalender Islam, dikenal sebagai waktu untuk introspeksi, tirakat, hingga memperbanyak doa.
Tapi di balik suasana khidmat itu, banyak yang percaya bahwa memberi perhiasan emas kepada istri justru bisa membawa berkah tersendiri bagi rumah tangga.
Baca Juga: Lima Larangan untuk Ibu Hamil di Bulan Suro, Masih Dipercaya Hingga Sekarang
Bukan Sekadar Hadiah, Tapi Simbol Pintu Rezeki
Dalam kepercayaan tradisional Jawa, istri sering disebut sebagai pembawa keberuntungan dalam keluarga.
Ketika seorang suami memberikan emas yang dikenal sebagai simbol kemakmuran dan kejayaan hal itu dipercaya bisa memperkuat aura rezeki dalam rumah tangga.
Tidak heran, banyak suami yang diam-diam membeli emas, meski hanya cincin atau liontin kecil, lalu memberikannya kepada istri dengan niat tulus.
Konon, kebiasaan ini mampu membuka pintu-pintu rezeki dari arah yang tak disangka-sangka.
Baca Juga: Waspada! Ini 7 Larangan di Bulan Suro yang Masih Diyakini Masyarakat Jawa
Ramai-Ramai ke Toko Emas di Awal Suro
Fenomena ini bahkan terasa hingga ke toko-toko emas di pasar tradisional dan pusat perbelanjaan.
Penjualan perhiasan emas kerap mengalami peningkatan tipis di awal Bulan Suro.
Pasalnya, banyak pasangan yang meyakini bahwa memberikan emas di waktu sakral ini bisa mempererat ikatan batin dan menghadirkan keberkahan dalam kehidupan ekonomi.
Ada juga yang memaknainya sebagai bentuk sedekah dan rasa syukur karena telah diberi rezeki.
Dengan memberikan sebagian harta (dalam bentuk emas) kepada orang terdekat, yakni istri, dipercaya rezeki akan kembali dengan jumlah yang berlipat.
Baca Juga: Waspada! Ini 7 Larangan di Bulan Suro yang Masih Diyakini Masyarakat Jawa
Rezeki Deras atau Sugesti Positif?
Meski tidak ada bukti ilmiah, tradisi ini diyakini membawa efek positif dalam rumah tangga.
Memberikan hadiah, apalagi di bulan penuh makna, bisa menciptakan suasana harmonis.
Istri bahagia, suami semangat bekerja—hasil akhirnya bisa membuat rezeki terasa makin lancar.
Bukan hanya soal materi, tapi juga soal ketenangan hati dan keharmonisan rumah tangga yang menjadi pemicu datangnya keberuntungan.
Itulah inti dari tradisi ini bahwa memberi dengan niat baik akan membuka jalan rezeki, kapan pun dan di bulan apa pun, terlebih lagi di Bulan Suro.
Baca Juga: 7 Weton Ini Diramal Banjir Rezeki dan Keberuntungan di Bulan Suro 2025, Cek Punyamu Termasuk?
Jangan Asal Ikut-Ikutan, Tetap Sesuaikan Kemampuan
Meski terkesan sederhana, tak semua orang perlu memaksakan diri ikut tradisi ini.
Yang terpenting bukan nominal emas yang diberikan, tapi niat tulus di baliknya. Bahkan perhiasan kecil sekalipun, jika diberikan dengan hati yang ikhlas, bisa menjadi pembuka jalan rezeki.
Lagipula, tradisi ini bukan tentang mewah-mewahan, melainkan tentang membangun energi positif dalam keluarga.
Dan Bulan Suro, yang sejak lama dikenal sebagai waktu penuh berkah, dianggap sebagai momen terbaik untuk memulainya.
Baca Juga: Bikin Merinding! Ini Amalan Malam 1 Suro dari Ulama Keturunan Nabi yang Disampaikan Gus Iqdam
Percaya Nggak Percaya, Banyak yang Sudah Membuktikan
Meski tak tercatat dalam kitab atau aturan resmi, kepercayaan ini tetap bertahan karena dianggap "terbukti" secara pengalaman.
Banyak yang merasa usahanya lebih lancar, rumah tangga lebih adem, bahkan kehidupan jadi terasa lebih ringan setelah melakukan tradisi ini.
Jadi, kalau bulan ini kamu sedang punya rezeki lebih, tak ada salahnya mencoba. Siapa tahu, hadiah kecil berupa emas untuk istri bisa membuka pintu berkah yang lebih besar dari sekadar yang tampak.
Benar atau tidak, semuanya kembali pada keyakinan. Tapi satu hal yang pasti membahagiakan istri tak pernah salah apalagi kalau bisa bawa rezeki mengalir deras setelahnya!
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira