JP Radar Kediri – Menjelang Hari Raya Idul Adha umat islam yang tidak melaksanakan ibadah haji disunnahkan berpuasa tarwiyah dan puasa arafah.
Puasa Tarwiyah dan Arafah merupakan dua puasa sunnah yang sangat dianjurkan dalam bulan Dzulhijjah, terutama bagi umat Islam yang tidak menunaikan ibadah haji.
Keduanya termasuk dalam amalan yang memiliki banyak keutamaan, terlebih lagi di sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah yang dikenal sebagai hari-hari paling mulia di sisi Allah SWT.
Untuk hari puasa Tarwiyah jatuh pada tanggal 8 Dzulhijjah, satu hari sebelum hari wukuf di Arafah bagi jamaah haji. Dinamakan Tarwiyah karena pada hari itu para jamaah haji mempersiapkan air (ber-"tawarruy") dan perlengkapan lainnya sebelum menuju Arafah.
Baca Juga: Inilah Makna dan Sejarah Perayaan Kebangkitan Yesus Kristus
Ini bacaan niat puasa Tarwiyah.
نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillâhi ta‘âlâ.
Artinya: “Aku niat puasa Tarwiyah, sunnah karena Allah Ta’ala.”
Lalu, puasa Arafah dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah, bertepatan dengan hari wukuf di Arafah bagi jamaah haji. Puasa ini sangat dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji.
Baca Juga: Tiga CJH Masih ‘Tertahan’ di Kediri, Puluhan Jemaah Bertolak ke Tanah Suci Tadi Malam.
Keutamaan puasa Arafah dalam hadits riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda, "Puasa hari Arafah, aku berharap kepada Allah agar menghapus dosa setahun sebelumnya dan setahun sesudahnya." (HR. Muslim)
Ini lafal niat puasa Arafah sebagai berikut.
نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ‘arafata sunnatan lillâhi ta‘âlâ.
Artinya: “Aku niat puasa Arafah, sunnah karena Allah Ta’ala.”
Untuk waktu niat puasa sunnah boleh dilakukan sejak malam hari hingga sebelum waktu zawal (tergelincir matahari), asalkan belum makan, minum, atau melakukan hal yang membatalkan puasa sejak subuh.
Baca Juga: Hobine Gelut, Rumah Tangga Semrawut
Hal ini berbeda dengan puasa wajib yang harus diniatkan sejak malam.
Jadi, puasa Tarwiyah dan Arafah merupakan momen spiritual yang sangat baik untuk meraih pahala besar dan pengampunan dosa.
Selain berpuasa, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak dzikir, takbir, shalawat, serta amal saleh lainnya di 10 hari pertama Dzulhijjah. Semoga Allah memberikan kemudahan dan keberkahan dalam menjalankannya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah