Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Benarkah Puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah Bisa Menghapus Dosa Satu Tahun?

Mohammad Basid Alharis • Selasa, 27 Mei 2025 | 22:29 WIB
Ilustrasi buka puasa
Ilustrasi buka puasa

 

JP Radar Kediri - Puasa Arafah adalah ibadah sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji.

Dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah, tepat saat para jamaah haji sedang melaksanakan wukuf di Padang Arafah, puasa ini memiliki keutamaan dan hikmah yang luar biasa.

Ini keutamaan puasa Arafah. Rasulullah SAW bersabda, "Puasa Arafah, aku berharap kepada Allah, dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang."
(HR. Muslim)

Hadis ini menunjukkan betapa besar pahala puasa Arafah, yakni sebagai penghapus dosa selama dua tahun.

Yakni satu tahun sebelumnya dan satu tahun yang akan datang. Ini adalah bentuk kasih sayang Allah yang begitu luas kepada hamba-Nya.

Lalu, Hikmah dan Manfaat Puasa Arafah. Antara lain menghidupkan semangat ibadah.

Berpuasa pada hari Arafah menumbuhkan semangat dalam menyambut Hari Raya Idul Adha. Ini juga menjadi sarana memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah.

Lalu, memiliki manfaat menyucikan Diri. Dengan diampuninya dosa-dosa selama dua tahun, puasa Arafah menjadi momentum pembersihan jiwa dari kesalahan, baik besar maupun kecil.

Kemudian, dapat mendekatkan diri kepada Allah. Ibadah puasa adalah salah satu bentuk ibadah yang paling dicintai Allah.

Pada hari yang agung ini, doa-doa lebih mudah dikabulkan, sehingga sangat dianjurkan memperbanyak zikir dan munajat.

Manfaat puasa Arafah juga dapat merasakan spirit Haji. Meski tidak berada di Arafah, puasa Arafah menjadi cara bagi Muslim non-jamaah untuk ikut merasakan makna spiritual hari wukuf dan mendekatkan diri secara batin kepada peristiwa penting tersebut.

Manfaat puasa Arafah juga menumbuhkan kepedulian sosial. Dengan berpuasa, seseorang dilatih untuk merasakan lapar dan haus. Sehingga dapat lebih peduli terhadap mereka yang kurang mampu.

Puasa Arafah tidak disyariatkan bagi jamaah haji yang sedang wukuf di Arafah, karena mereka membutuhkan kekuatan fisik untuk menyelesaikan rangkaian ibadah haji. Rasulullah SAW sendiri tidak berpuasa ketika wukuf.

Puasa Arafah adalah anugerah besar bagi umat Islam yang tidak berhaji. Selain menghapus dosa, puasa ini menjadi kesempatan untuk meningkatkan kualitas diri dan mendekatkan hati kepada Allah.

Oleh karena itu, mari kita manfaatkan tanggal 9 Dzulhijjah dengan berpuasa dan memperbanyak amal saleh.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#islam #ibadah #puasa #ibadah haji #puasa arafah #sunnah