Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Siapa Saja Golongan Mampu yang Wajib Naik Haji? Simak di Sini!

Mohammad Basid Alharis • Kamis, 17 April 2025 | 00:13 WIB
Ilustrasi orang berhaji di Baitullah.
Ilustrasi orang berhaji di Baitullah.

JP Radar Kediri – Ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib dilaksanakan oleh setiap Muslim yang mampu baik secara fisik, mental, maupun finansial.

Dalam konteks ini, “mampu” memiliki makna yang luas, bukan hanya soal uang. Golongan yang mampu berhaji menurut ajaran Islam dan ketentuan yang berlaku.

Pertama, kemampuan finansial. Golongan yang mampu secara finansial adalah mereka yang memiliki dana cukup untuk biaya perjalanan haji (termasuk transportasi, akomodasi, dan konsumsi).

Lalu mampu memiliki tabungan atau harta yang cukup tanpa harus mengorbankan kebutuhan pokok keluarganya. Dan mampu tidak berutang untuk biaya haji, atau jika pun berutang, mampu melunasinya tanpa memberatkan.

Kedua, mampu dari segi kesehatan jasmani dan rohani. Seseorang dianggap mampu berhaji bila dalam kondisi fisik yang sehat dan kuat untuk menjalankan rangkaian ibadah haji yang cukup berat.

Dan tidak mengalami gangguan mental yang bisa menghambat pelaksanaan ibadah. Jika seseorang memiliki harta tapi tidak mampu secara fisik, ia dapat menghajikan orang lain atas namanya (badal haji), sesuai dengan syariat.

Ketiga, keamanan dan situasi politik.Aspek keamanan juga termasuk dalam kriteria kemampuan.

Seorang Muslim dianggap mampu jika dapat melakukan perjalanan ke Tanah Suci dengan aman. Dan Tidak ada ancaman seperti konflik bersenjata atau wabah yang membahayakan.

Keempat, warga Negara dengan porsi kuota. Di Indonesia, pelaksanaan haji diatur oleh pemerintah melalui kuota yang ditetapkan setiap tahunnya.

Maka, seseorang juga dikategorikan mampu bila telah mendaftar dan masuk dalam kuota keberangkatan sesuai jadwal. Mampu menunggu giliran tanpa memberatkan kehidupannya selama masa tunggu.

Kelima, kematangan spiritual dan niat yang ikhlas. Kemampuan spiritual juga penting. Golongan yang mampu berhaji adalah mereka yang memahami esensi ibadah haji. Dan berniat ikhlas hanya karena Allah SWT, bukan karena gengsi atau status sosial.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#islam #ibadah haji #haji #Perjalanan Haji #muslim #biaya haji