Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Burung Tledekan Laut, Di Mana Saja Bisa Kita Temukan?

Nakula Agi Sada • Selasa, 8 April 2025 | 17:39 WIB

Burung Tledekan Laut, selalu berpindah mengikuti musim
Burung Tledekan Laut, selalu berpindah mengikuti musim

Burung Tledekan Laut (Cyanoptila cyanomelana) bukan sekadar burung pengicau biasa. Ia adalah musafir langit yang melakukan perjalanan ribuan kilometer dari belahan bumi utara ke tropis selatan. 

Saat suhu dingin menyelimuti Jepang, Korea, dan Tiongkok, burung kecil nan lincah ini melintasi samudra demi mencari kehangatan dan kehidupan baru di Asia Tenggara.

Hutan Pesisir

Setibanya di Indonesia, habitat favorit Tledekan Laut adalah hutan pesisir. Dengan pohon-pohon tinggi, semak rimbun, dan suara ombak yang jauh di kejauhan, tempat ini memberi perlindungan sempurna dari cuaca panas tropis dan predator yang mengintai. Di antara ranting-ranting, ia bernyanyi, menyambut pagi yang tenang.

Mangrove

Tidak hanya hutan daratan, mangrove menjadi surga bagi Tledekan Laut. Di sana, akar-akar pohon seperti membentuk labirin alami yang teduh dan lembap. Serangga kecil berlimpah di kawasan ini, menjadikannya tempat yang ideal bagi Tledekan untuk berburu dan memulihkan tenaga dari perjalanan panjangnya.

Hutan Dataran Rendah

Tledekan Laut juga kerap ditemui di hutan dataran rendah, terutama yang masih alami dan tidak terganggu aktivitas manusia. Di bawah kanopi hijau yang lebat, ia dapat menemukan ketenangan, tempat berlindung, dan makanan tanpa harus terbang tinggi. Burung ini lebih suka menjelajah di lapisan bawah hutan, dekat tanah atau semak rendah.

Baca Juga: Burung Sikatan Kipas,  Di Mana Burung Hidup dan Membuat Berkembang?

Aliran Sungai dan Lembah yang Teduh

Selain di hutan dan pesisir, Tledekan Laut gemar menjelajah area sekitar sungai dan lembah-lembah basah. Air yang mengalir pelan, udara sejuk, serta vegetasi padat menjadi kombinasi sempurna untuk tempat tinggal sementaranya. Di sana, ia dapat berkicau sambil berburu serangga kecil yang beterbangan di antara dedaunan.

Habitat Berubah, Perilaku Beradaptasi

Salah satu keistimewaan Tledekan Laut adalah kemampuannya beradaptasi terhadap habitat berbeda. Ia bisa tinggal sementara di taman nasional, hutan sekunder, bahkan kebun yang rimbun, selama tersedia makanan dan tempat berlindung. Namun, burung ini tetap lebih menyukai tempat yang tenang dan alami, jauh dari hiruk pikuk manusia.

Jejak Musiman di Nusantara

Keberadaan Tledekan Laut di Indonesia bersifat musiman. Burung ini hanya datang pada bulan Oktober hingga Maret, saat musim dingin melanda negeri asalnya. Ketika musim semi tiba di utara, ia pun kembali terbang ke kampung halamannya untuk berkembang biak dan membesarkan anak-anaknya.

Wilayah Persebaran di Indonesia

Di dalam negeri, Tledekan Laut dapat dijumpai di berbagai daerah seperti Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan beberapa wilayah di Jawa terutama bagian utara. Ia juga kerap mampir ke pulau-pulau kecil seperti Karimun Jawa yang masih alami dan kaya akan vegetasi.

Baca Juga: Beda Burung Prenjak dan Burung Gereja, Ternyata Masih Banyak yang Belum Tahu. Baca Ini Agar Tidak Salah

Melindungi Rumah Sementara Tledekan Laut

Karena statusnya sebagai burung liar dan migran, pelestarian habitat alami seperti hutan pesisir, mangrove, dan lahan basah sangat penting bagi keberlangsungan hidup Tledekan Laut. Tanpa rumah singgah yang aman, perjalanan mereka bisa terhenti. Mari kita jaga alam agar suara lembut Tledekan tetap bisa terdengar setiap musim datang. 

Editor : Jauhar Yohanis
#burung tledekan #burung peliharaan #migrasi burung layang-layang asia di yogyakarta #migrasi burung