Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kisah Sahabat Rasul: Sumayyah binti Khayyat, Syahidah Pertama yang Dibantai Langsung Dihadapan Rasulullah

Ilmidza Amalia Nadzira • Jumat, 28 Maret 2025 | 02:45 WIB
Sumayyah binti Khayyat, Syahidah Pertama yang Dibantai Langsung Dihadapan Rasulullah
Sumayyah binti Khayyat, Syahidah Pertama yang Dibantai Langsung Dihadapan Rasulullah

JP Radar Kediri – Sumayyah binti Khayyat merupakan seorang hamba sahaya yang bekerja untuk Abu Hudzaifah bin Al-Mughirah.

Sumayyah menikah dengan Yasir seorang pendatang dari Yaman dan dikaruniai oleh 2 orang putra bernama Ammar dan Ubaidillah.

Bagi seorang pendatang Yasir tidak memiliki sekutu ddan perlindungan sehingga membuat kedudukannya menjadi lemah. Namun Yasir mendapatkan perlindungan dari Bani Makhzum kekuasaan Abu Hudzaifah bin Al-Mughirah.

Seiring berjalannya waktu, Ammar pun beranjak dewasa. Pada saat itu bersamaan dengan Rasulullah yang mendakwahkan agama Islam.

Ammar yang mendengar hal tersebut Ammar tak kuasa menolak untuk masuk Islam. Ammar telah merasakan betapa tentram hatinya saat Ia beriman dengan agama yang dibawa oleh Rasulullah.

Ammar pun mengajak keluarganya untuk ikut mememluk Islam. Dan Keluarga Yasir menyambut ajakan Ammar dengan penuh keimanan.

Keluarga Yasir akhirnya memeluk agama Islam pada saat awal-awal Islam muncul. Sumayyah merupakan orang ketujuh yang memeluk Islam.

Pada saat itu kaum kafir akan menyiksa siapa saja yang memeluk Islam dengan tujuan agar kembali memeluk agama yang sebelumnya.

Begitu pula dengan keluarga Yasir. Baik Sumayyah maupun keluarganya tidak ada yang menyangkal akan kebenaran mereka yang telah memeluk Islam.

Sehingga kaum kafir langsung menangkap keluarga Yasir dan menyiksa mereka dengan begitu kejam agar kembali murtad.

Sumayyah dan keluarganya di seret ketengah padang pasir ketika keadaannya sangat panas dan menyengat. Mereka dibaringkan diatas pasir dibawah terik matahari yang begitu membara.

Diatas dadanya diletakkan batu yang begitu besar hingga mebuatnya meringis kesakitan dan sulit bernapas.

Orang-orang kafir yang menyiksa keluarga Yasir tertawa mengejek melihat betapa lemahnya Sumayyah dan keluarganya.

Orang-orang kafir tersebut terus menyiksa keluarga Yasir tanpa ampun. Mereka ingin keluarga Yasir kembali murtad.

Namun keluarga Yasir tetap teguh pendirian. Mereka tetap diam. Bibirnya bergerak hanya untuk menyebut nama Allah.

Mendengar hal itu orang kafir menjejalkan pasir panas kedalam mulut Sumayyah dan keluarganya. Mereka dicambuk dan dipukuli dengan besi panas.

Dari kejauhan Rasulullah menaksikan semuanya. Beliau menyaksikan bagaiman kejamnya orang-orang kafir itu menyiksa Sumayyah dan keluarganya.

Rasulullah ingin berlari dan menghentikan siksaan tersebut. Tapi saat itu, Islam masih lemah. Tidak ada kekuatan untuk melawan, tidak ada senjata untuk membela.

Rasulullah hanya mampu menengadah dan berdoa kepada Allah, “Bersabarlah, wahai keluarga Yasir, karena sesungguhnya tempat kalian adalah surga.”

Hingga ditengah siksaan tersebut Abu Jahal mulai geram karena Summayah dan keluarganya tetap teguh dengan pendiriannya.

Abu Jahal pun mencabut tombaknya. Dalam satu gerakan cepat, ia menghunuskannya tepat ke tubuh Sumayyah. Hingga jasad dan ruh Sumayyah berpisah, namun untuk hidup abadi menjemput janji Rasulullah di surga.

Melihat hal itu Rasulullah menundukkan kepala. Air mata menggenang di pelupuk matanya.Beliau tidak hanya kehilangan seorang pengikut.

Beliau kehilangan seorang ibu dari umat ini. Tapi beliau tahu Sumayyah telah menang. Ia bukan hanya wanita pertama yang mati demi Islam. Ia adalah wanita pertama yang mendapatkan jaminan surga dengan gelar syahidah.

Penulis: Rozita Nur Azizah

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.  

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#radar kediri #jawa pos radar kediri #Sumayyah #kediri #berita hari ini #sahabat Rasul #sejarah #Rasulullah SAW