Burung hantu (Tyto alba), mempunyai kemampuan berburu yang luar biasa. Itulah sebabnnya banyak yang menyebut penguasa malam.
Namun, ternyata predator puncak ini tidak kebal terhadap bahaya dunia liar. Meskipun mereka adalah pemburu yang tangguh, burung hantu menghadapi berbagai ancaman dari musuh alami yang dapat membahayakan kelangsungan hidup mereka. Apa saja ‘pemburu’ burung hantu di dunia liar?
Sesama Burung Hantu
Dalam dunia burung hantu, yang lebih besar sering kali memangsa yang lebih kecil. Burung hantu yang lebih besar dan lebih agresif, seperti burung hantu bertanduk besar.
Secara oportunistik akan berburu spesies burung hantu lainnya.
Elang
Burung hantu tidak hanya menghadapi ancaman dari darat tetapi juga dari langit. Elang, terutama spesies yang lebih besar seperti elang emas, merupakan predator yang menakutkan yang dapat menyerang burung hantu jika ada kesempatan. Bentrokan udara ini adalah ujian kecepatan dan kelincahan, di mana yang terkuat yang menang.
Baca Juga: Burung Poksay Hongkong, Burung Impor yang Sulit Ditangkar, Harganya Mencapai 10 jutaan
Rubah dan Koyote
Rubah dan koyote adalah predator oportunistik yang menjelajahi darat untuk mencari makanan yang mudah.
Burung hantu, khususnya yang bersarang di tanah atau di dekat permukaan tanah, rentan terhadap serangan predator darat ini. Anak burung hantu yang tidak berdaya dan telur yang tidak dijaga menjadi sasaran yang mudah bagi para penjarah yang licik ini.
Rakun
Rakun, yang dikenal karena kecerdasan dan kemampuan memanjatnya, menimbulkan ancaman signifikan bagi sarang burung hantu.
Makhluk nokturnal ini dapat dengan mudah memanjat pohon dan mengakses sarang. Ia akan memakan telur dan anak burung yang tidak berdaya.
Kemampuan memanjat rakun membuat sarang burung hantu di dekat habitat manusia menjadi sangat rentan.
Ular
Beberapa spesies ular mempunyai kemampuan untuk memanjat pohon. Hal ini menjadi ancaman burung hantu. Ular-ular ini dapat menyelinap ke sarang dan memangsa telur atau anak burung.
Baca Juga: Ini Hubungan Burung Gagak dan Itachi, Warga Konoha Wajib Tahu.
Burung Gagak
Burung gagak, meskipun tidak predator langsung burung hantu, ia sebagai pengganggu siang hari yang agresif.
Burung-burung yang berisik ini berkumpul untuk mengeroyok dan melecehkan burung hantu, memaksa mereka untuk meninggalkan tempat bertengger dan meninggalkan diri mereka sendiri dalam bahaya.
Gangguan siang hari ini dapat melemahkan burung hantu dan membuatnya lebih rentan terhadap predator malam.
Manusia
Manusia menimbulkan ancaman signifikan bagi burung hantu melalui berbagai kegiatan. Hilangnya habitat karena deforestasi dan urbanisasi mengurangi ruang hidup dan kesempatan berburu burung hantu.
Penggunaan pestisida dapat meracuni burung hantu secara langsung atau melalui rantai makanan. Perburuan langsung, meskipun ilegal di banyak wilayah, terus mengancam populasi burung hantu di beberapa daerah.