Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kisah Sahabat Rasul: Ketabahan Ummu Sulain dan Abu Thalhah yang Berujung Berkah

Ilmidza Amalia Nadzira • Sabtu, 22 Maret 2025 | 20:39 WIB
Ketabahan Ummu Sulain dan Abu Thalhah yang Berujung Berkah
Ketabahan Ummu Sulain dan Abu Thalhah yang Berujung Berkah

JP Radar Kediri – Ummu Sulaim merupakan salah satu sahabat Rasulullah yang mulia dengan kecerdasannya dan kemampuannya dalam berdakwah.

Beliau memiliki paras yang cantik dengan kepribadian yang mulia. Beliau juga memiliki peran penting dalam penyebaran agama Islam.

Beliau menikah dengan Abu Thalhah setelah Abu Thalhah memutuskan untuk memluk Islam dengan mahar yang begitu mulia yaitu Islam. Mereka dikaruniai seorang anak dan diberi nama Abu Umair.

Suatu hari Abu Umair jatuh sakit. Ia menderita sakit keras. Di tengah itu, Abu Thalhah terpaksa harus meninggalkan buah hatinya yang sedang sakit karena ada urusan mendadak bersama Rasulullah.

Namun tanpa disangka Abu Umair menghembuskan nafas terakhirnya ketika sang ayah sedang menjalankan urusannya bersama Rasulullah.

Setiap orang tua pasti merasa kehilangan dan sedih akan kepergian buah hati tersayangnya tak terkecuali Ummu Sulaim. Meskipun begitu Ummu Sulaim tetap berusaha untuk tabah dan mengikhlaskan kepergian putranya.

Setelah mengurus pemakaman Abu Umair, Ummu Sulain berpesan pada seluruh keluarganya agar tidak memberitahu tentang meninggalnya Abu Umair pada Abu Thalhah kecuali dirinya sendiri.

Hingga pada akhirnya Abu Thalhah kembali dari perjalanan tugasnya. Ummu Sulaim menjamu suaminya yang datang dengan penuh kegembiraan.

Bahkan beliau memasak hidangan makan malam spesial untuk Abu Thalhah. Ummu Sulaim mengajak Abu Thalhah untuk makan malam bersama dengan suasana yang romantis dan bahagia.

Ditengah itu Abu Thalhah bertanya “Bagaimana kondisi anak kita?” Denga senyum yang manis Ummu Sulaim menjawab, “Anak kita sekarang lebih tenang dibanding sebelumnya.”

Mendengar hal itu Abu Thalhah menjadi tenang. Beliau berpikir bahwa putranya telah sehat seperti sedia kala.

Abu Thalhah pun menikmati jamuan istrinya dengan perasaan yang tenang dan berseri-seri. Bahkan Ummu Sulain berdandan dengan cantik pada malam itu.

Beliau terlihat lebih cantik dari hari-hari biasanya. Ummu Suaim melayani suaminya dengan sangat baik.

Setelah Abu Thalhah puas dengan pelayanan sang istri, mereka berdua berbincang-bincang dan berbagi cerita.

Hingga pada sutu kesempatan Ummu Sulaim bertanya, “Bagaimana pendapatmu jika seseorang meminjamkan barang kepada orang lain dan kemudian suatu saat orang tersebut ingin mengambilnya kembali? Apakah layak orang yang dipinjami menolaknya?”

Tentu saja Abu Thalhah menjawab tidak dengan mantap. “Tentu tidak layak.” “Ingatlah bahwa anakmu adalah titipan Allah dan Dia telah mengambilnya.” Akhirnya Ummu Sulaim menyampaikan kabar duka tersebut kepada suaminya.

Mendengar hal itu Abu Thalhah tentu saja kaget. Beliau menatap Ummu Sulain dengan marah. “Mengapa engkau baru memberitahuku sekarang?”

Keesokan harinya Abu Thalhah menjumpai Rasulullah dan mengadukan perbuatan istrinya tesebut.

Rasulullah pun tersenyum dan bertanya, “Apakah di malam itu kalian sempat berhubungan?” Abu Thalhah mengangguk mengiyakan, “Ya,” jawabnya.

Rsulullah kemudian berdoa, “Semoga Allah memberkahi malam kalian itu.” Dan atas izin Allah Akhirnya Ummu Sulaim pun hamil. Setelah melahirkan sang buah hatinya tersebut diberi nama Abdullah bin Thalhah.

Penulis: Rozita Nur Azizah

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#ikhlas #radar kediri #jawa pos radar kediri #berita hari ini #kisah nabi #berkah #Ummu Sulaim #sejarah #Rasulullah SAW #Abu Thalhah #tabah