Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Gus Qowim Tetap Mengajar Ngaji meski Sudah Jadi Wakil Wali Kota Kediri

Ayu Ismawati • Kamis, 20 Maret 2025 | 04:47 WIB
Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Thoha atau Gus Qowim tetap mengaji meski sudah jadi pejabat publik.
Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Thoha atau Gus Qowim tetap mengaji meski sudah jadi pejabat publik.

Hidup Qowimuddin Thoha atau Gus Qowim didedikasikan untuk dakwah.
Meskipun saat ini menjadi wakil wali kota. Mengaji dan turun ke masyarakat
tetap jadi jalan hidupnya.


AYU ISMA, KOTA, JP Radar Kediri

Menjadi pengasuh pondok pesantren, mengaji, dan mendidik santri sudah
menjadi rutinitasnya. Belum lagi aktivitasnya mengisi kajian rutin di komunitas-
komunitas atau masjid-masjid.

Mau bagaimanapun, rutinitas itu agaknya akan
mengalami beberapa perubahan setelah adanya tugas baru yang harus
diembannya.

Yakni, menjadi Wakil Wali Kota Kediri periode 2025-2030.
Baru pada 20 Februari 2025 lalu, Gus Qowim dilantik bersama Wali Kota
Kediri Vinanda Prameswati oleh Presiden Prabowo Subianto.

Pelantikan kepala daerah serentak yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta Pusat itu, sekaligus menandai masa tugasnya sebagai orang nomor dua di Pemerintahan Kota
Kediri.

“Itu sudah 14 tahun berjalan. Sekalipun saya nggak pernah alpa. Sekalipun
nggak, saya sendiri juga nggumun (heran, Red). Ketika saya ke sana setiap
Rabu Wage, di hari itu saya pasti tidak ada jadwal lain yang kemudian memaksa saya nggak hadir selama 14 tahun ini,” ungkap anak ketujuh dari pendiri Pondok Pesantren Al Ishlah Bandarkidul, KH Thoha Mu’id, itu.

Karena sudah mengabdikan diri di jalan dakwah, turun ke masyarakat untuk
mengaji juga akan tetap dia jalani setiap hari. Sekalipun bapak lima anak itu
kini mengemban tugas sebagai pejabat publik.

Seperti halnya selama Ramadan ini, ngaji kilatan tidak hanya rutin dilakukannya seusai ibadah Tarawih di pondok pesantren. Melainkan juga setiap subuh dengan berkeliling di musala-musala atau masjid-masjid.

“Makanya setiap majelis yang saya ada di situ, mesti saya sampaikan. ‘Ojo gela
loh ya kalau saya tidak bisa hadir.’ Saya mesti mohon izin dulu sebelum saya
nggak hadir,” aku Gus Qowim.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#radar kediri #berita radar kediri #pemkot kediri #wali kota kediri vinanda prameswati #Gus Qowim #khazanah #wakil wali kota kediri