Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Begini Niat dan Tata Cara Mandi Besar di Bulan Ramadhan

Redaksi Radar Kediri • Selasa, 4 Maret 2025 | 21:27 WIB
Ilustrasi kamar mandi.
Ilustrasi kamar mandi.

JP Radar Kediri – Mandi besar atau mandi junub adalah salah satu bentuk penyucian diri yang dilakukan setelah seseorang mengalami keadaan hadas besar, seperti setelah berhubungan suami-istri, haid, atau nifas.

Dalam bulan Ramadhan, mandi besar memiliki peran penting, terutama bagi umat Muslim yang berpuasa dan menghadapi keadaan junub.

Waktu yang tepat untuk mandi besar. Dalam bulan Ramadhan, disarankan untuk mandi besar sebelum waktu sholat Subuh jika seseorang berjunub pada malam hari.

Hal ini agar seseorang bisa melaksanakan ibadah puasa dengan hati yang tenang dan bersih.

Agar mandi besar sah sesuai Syariah Islam dan dapat beribadah kembali, ini niat dan tata cara mandi besar.

Niat adalah bagian penting dalam setiap ibadah dalam Islam, termasuk mandi besar. Niat mandi besar dilakukan dalam hati, tanpa harus diucapkan secara lisan.

Mandi besar bertujuan untuk menghilangkan hadas besar dan menyucikan diri agar dapat melakukan ibadah lainnya, seperti sholat atau berpuasa.

Ini niat mandi besar secara umum

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ اْلحَدَثِ اْلأَكْبَرِ مِنَ اْلِجنَابَةِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

Nawaitul-ghusla lirafil ḫadatsil-akbari minal-jinâbati fardlan lillâhi ta‘ala

"Saya niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari janabah, fardhu karena Allah ta'ala."

Niat ini dilakukan dalam hati pada saat mulai mandi dan disesuaikan dengan keadaan yang menyebabkan seseorang wajib mandi besar, seperti setelah berhubungan suami-istri, haid, atau nifas.

Mandi besar memiliki tata cara tertentu yang harus dilakukan agar mandi besar sah dan sesuai dengan syariat Islam.

Tata cara ini tidak berbeda baik dilakukan pada bulan Ramadhan maupun di bulan lainnya, namun pada bulan Ramadhan, mandi besar memiliki kaitan dengan menjaga keabsahan puasa, terutama jika dilakukan setelah berbuka puasa atau sebelum melakukan aktivitas ibadah lainnya.

Berikut adalah tata cara mandi besar yang benar sesuai dengan ajaran Islam. Pertama, mengucapkan bismillah.

Sebelum memulai mandi, seseorang dianjurkan untuk mengucapkan bismillah (Dengan nama Allah).

Hal ini merupakan langkah awal yang menunjukkan niat kita dalam melakukan tindakan ini untuk menyucikan diri demi mendekatkan diri kepada Allah.

Kedua, mencuci kedua telapak tangan. Setelah mengucapkan Bismillah, langkah pertama yang dilakukan adalah mencuci kedua telapak tangan sebanyak tiga kali.

Hal ini bertujuan untuk membersihkan tangan agar bersih sebelum menyentuh bagian tubuh lainnya. Ketiga, membersihkan Organ Tubuh.

Sebelum memulai mandi, pastikan untuk membersihkan terlebih dahulu bagian tubuh yang terkontaminasi, seperti kotoran atau najis, agar tubuh menjadi bersih saat mandi.

Keempat, menyiramkan air ke seluruh tubuh. Setelah tubuh dibersihkan, siramkan air ke seluruh tubuh dengan memastikan bahwa tidak ada bagian tubuh yang terlewat.

Pastikan air mencapai setiap bagian tubuh, termasuk rambut, kulit kepala, dan sela-sela tubuh.

Untuk wanita yang berhijab, disarankan untuk membuka rambut dengan benar agar air bisa mencapai kulit kepala.

Untuk memastikan keabsahan mandi besar, seseorang harus mengalirkan air ke seluruh tubuh tanpa ada bagian yang terlewat.

Disunnahkan untuk memulai mandi dengan bagian kanan tubuh terlebih dahulu, mengikuti sunnah yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Kelima, menyucikan mulut dan hidung. Salah satu hal yang penting dalam mandi besar adalah membersihkan mulut dan hidung.

Setelah tubuh disiram dengan air, bersihkan mulut dengan berkumur-kumur dan hidung dengan menghirup air ke dalam hidung, kemudian mengeluarkannya. Pastikan agar air dapat mencapai bagian dalam mulut dan hidung.

Keenam, mandi dengan tertib dan rapi. Proses mandi besar harus dilakukan dengan tertib dan hati-hati.

Disarankan untuk tidak terburu-buru agar seluruh tubuh benar-benar terbasuh air. Mandi besar bukan hanya sekadar membasahi tubuh, tetapi juga untuk memastikan bahwa hadas besar benar-benar hilang.

 

Penulis : Mohammad Basid Alharis

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.   

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #umat muslim #penyucian diri #Sholat subuh #beribadah #tata cara mandi junub #jawapos #mandi besar