Di Indonesia, salat tarawih biasanya dikerjakan dengan rakaat yang berbeda-beda sesuai dengan wilayah dan imam masing masing baik di masjid maupun musala.
Jumlah rakaat yang biasanya dikerjakan oleh masyrakat Indonesia sendiri juga turut berbeda-beda.
Ada yang mengerjakan 8 rakaat dengan 3 rakaat salat witir, ada juga yang mengerjakan 20 rakaat dengan 3 rakaat witir.
Namun, sebenarnya berapa rakaat yang harus dikerjakan dalam salat tarawih?
Ada dua pendapat mengenai jumlah rakaat salat tarawih yang sampai saat ini masih di laksanakan oleh masyarakat Indonesia.
Yaitu rakaat salat tarawih yang dikerjakan oleh Rasulullah SAW dan rakaat salat tarawih yang dikerjakan oleh sahabat nabi.
Beberapa ulama menyebutkan bahwa Rasulullah SAW biasa mengerjakan salat tarawih sebanyak 8 rakaat yang dilanjutkan dengan salat witir 3 rakaat.
Sehingga total salat tarawih yang dikerjakan oleh Rasulullah SAW sebanyak 11 rakaat.
Pada masa ke Khalifahan Umar Bin Khatab, Umar memutuskan untuk menambah rakaat salat tarawih yang biasa dikerjakan oleh Rasulullah SAW, menjadi 20 rakaat.
Menurut Umar, umat islam pada masa itu tidak keberatan untuk melaksanakan rakaat salat sebanyak itu.
Jika ditambah dengan witir sebanyak 3 rakaat, maka jumlah rakaat salat tarawih yang dikerjakan menurut sahabat Rasulullah tersebut sebanyak 23 rakaat.
Jadi, manakah dari kedua pendapat tersebut yang lebih afdhol jika dikerjakan?
Pada dasaranya, jumlah rakaat dalam salat tarawih bersifat fleksibel. Baik 8 maupun 20 rakaat, keduanya sah karena memiliki dalilnya masing-masing.
Umat muslim bebas untuk memilih ingin mengerjakan berapa rakaat salat tarawih sesuai dengan kemampuan muslim tersebut.
Yang terpenting disini bukan seberapa banyak rakaat yang dapat dikerjakan oleh seorang muslim, melainkan ikhlas dan khusuyknya seorang muslim saat melakukan ibadah. Dan dengan tujuan ingin lebih mendekatkan diri kepada sang pencipta.
Penulis : Nabila Syifa'ul Fuada Lii Dzikrilla
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira