JP Radar Kediri - Bulan Ramadhan sangat identik dengan bulan penuh kebaikan dan kemuliaan. Umat muslim sangat antusian dalam menyambut bulan penuh berkah ini.
Di bulan Ramadhan umat muslim akan melakukan puasa. Mereka tidak akan makan dan minum seharian.
Tak hanya itu mereka juga harus menahan diri dari perbuatan-perbuatan tercela yang dapat mengurangi pahala bahkan membatalkan puasanya.
Di bulan Ramadhan ini mereka juga berusaha sebaik mungkin untuk melakukan hal-hal baik termasuk melaksanakan sunah-sunah yang dianjurkan dalam melaksanakan puasa Ramadhan.
Salah satu sunah yang kerap kali dilakukan oleh umat muslim adalah mandi puasa. Mandi puasa ini biasanya dilakukan di setiap malam Ramadhan.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk penyucian diri sebelum melaksanankan ibadah puasa Ramadhan.
Apakah Mandi Puasa Sama dengan Mandi Wajib?
Mandi puasa dilakukan setiap malam bulan Ramadhan atau menjelang Ramadhan. Hal ini hanya dilakukan ketika bulan Ramadhan saja dan tidak dilakukan di luar bulan Ramadhan.
Sedangkan mandi wajib hanya dilakukan oleh umat muslim ketika Ia sedang berhadast besar dan akan melakukan suatu ibadah seperti solat, tawaf dan ibadah lainnya.
Hukum Mandi Puasa
Hukum mandi puasa adalah sunah. Umat islam tidak diwajibkan untuk melakukannya. Akan tetapi Ia akan mendapatkan pahala jika dilakukan.
Dilansir dari jombang.nu.or.id, dalam kitab Hasyiyah al-Bajuri karya Syekh Ibrahim Al-Bajuri menjelaskan bahwa kesunahan mandi puasa sama seperti kesunahan mandi sebelum melaksanakan solat jumat dan solat ied.
Sehingga umat muslim tidak akan berdosa jika tidak melaksanakan mandi puasa.
Penulis: Rozita Mur Azizah
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira