Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Suka Makan Ikan? Penderita Diabetes Wajib Hindari Jenis-Jenis Ini!

Dita Citra Oktaviana • Rabu, 22 April 2026 | 09:38 WIB
Ikan Tongkol
Ikan Tongkol

JP Radar Kediri - Ikan sering disebut sebagai salah satu sumber protein terbaik, rendah lemak, kaya omega-3, dan baik untuk kesehatan jantung. 

Tidak heran kalau ikan kerap masuk dalam daftar makanan yang dianjurkan untuk penderita diabetes.

Tapi tunggu dulu. Tidak semua ikan aman dikonsumsi bebas oleh penderita diabetes. 

Ada beberapa jenis yang justru perlu dibatasi atau bahkan dihindari, bukan karena kandungan gulanya, melainkan karena alasan lain yang tidak kalah serius.

Baca Juga: Populasi Ikan Sapu-Sapu Meledak, Ini Dampak Buruknya bagi Ekosistem Sungai

Merkuri Si Musuh Tersembunyi 

Dilansir dari Halodoc, salah satu ancaman terbesar bagi penderita diabetes yang gemar makan ikan adalah kandungan merkuri. 

Logam berat ini bersifat toksik dan sulit dikeluarkan tubuh secara alami dalam waktu singkat.

Yang membuatnya berbahaya bagi diabetesi, merkuri dapat mengganggu cara kerja reseptor insulin di dalam sel, sehingga tubuh semakin sulit menggunakan insulin secara efektif.

Akibatnya, kadar gula darah bisa tetap tinggi meskipun tubuh sudah memproduksi cukup insulin. 

Merkuri juga memicu stres oksidatif yang merusak sel beta pankreas, yaitu sel yang bertanggung jawab memproduksi insulin itu sendiri.

Ikan yang paling banyak mengandung merkuri umumnya adalah ikan predator besar yang berada di puncak rantai makanan karena mereka mengakumulasi merkuri dari ikan-ikan kecil yang mereka makan.

Baca Juga: Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Kandungan Gizi dan Risikonya

Ikan yang Perlu Diwaspadai Penderita Diabetes

1. Ikan Hiu 

Sebagai predator puncak, ikan hiu menyimpan konsentrasi merkuri yang sangat tinggi di jaringan tubuhnya. 

Selain itu, ikan hiu juga berisiko mengandung racun alami yang bisa mengganggu sistem pencernaan dan saraf.

2. Ikan Todak (Swordfish) 

Dagingnya memang padat dan lezat, tapi kandungan merkurinya termasuk yang paling tinggi di antara ikan laut lainnya. 

Konsumsi rutin bisa memberikan beban toksik pada ginjal dan sistem saraf penderita diabetes.

3. King Mackerel (Tenggiri Papan) 

Berbeda dengan tenggiri biasa yang masih relatif aman, jenis king mackerel ini memiliki tingkat akumulasi merkuri yang jauh lebih tinggi. 

Merkuri yang masuk bisa langsung mengganggu fungsi pankreas dalam memproduksi insulin.

Baca Juga: Mengenal Ikan Sapu-Sapu, Si 'Janitor' Sungai yang Kini Jadi Masalah di Jakarta

4. Ikan Tuna

Ini yang paling mengejutkan banyak orang. Tuna memang kaya protein, tapi jenis bigeye dan albacore, yang paling umum dijual dalam bentuk kalengan maupun segar, mengandung merkuri lebih tinggi dibanding ikan laut berukuran kecil.Penderita diabetes disarankan sangat membatasinya.

5. Ikan Tongkol 

Ikan yang populer di meja makan Indonesia ini sebaiknya tidak dikonsumsi lebih dari dua kali dalam sebulan oleh penderita diabetes. 

Tujuannya untuk mencegah penumpukan merkuri yang bisa memperburuk peradangan kronis.

Cara Masak Juga Menentukan

Selain jenis ikannya, cara mengolah ikan ternyata sama pentingnya. Ikan yang digoreng dengan metode deep-fry, meskipun awalnya bergizi, akan berubah profil nutrisinya secara drastis akibat paparan minyak banyak dan suhu tinggi.

Lemak jenuh yang terserap selama penggorengan bisa meningkatkan kolesterol jahat (LDL) dan mempersulit kontrol berat badan, dua hal yang sangat penting bagi penderita diabetes.

Metode yang jauh lebih aman antara lain dikukus, dipanggang tanpa mentega berlebih, atau diolah menjadi sup bening dengan tambahan sayuran.

Baca Juga: Ikan Sapu-sapu, Jangan Buang Ikan Ini di Perairan Dekat Rumahmu, Mengapa?

Lalu, Ikan Apa yang Aman?

Tentu tidak semua ikan harus dihindari. Beberapa jenis yang direkomendasikan untuk penderita diabetes justru sangat bermanfaat, di antaranya salmon, ikan kembung, sarden, dan lele budidaya. 

Semuanya memiliki kadar merkuri rendah sekaligus kaya omega-3 yang mendukung kesehatan pembuluh darah dan fungsi saraf.

Konsumsi ideal adalah 2–3 kali per minggu dengan porsi sekitar 100–150 gram per sajian, dan pastikan cara memasaknya tetap sehat.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#ikan yang harus dihindari penderita diabetes #jenis ikan yang harus dihindari penderita diabetes #pantangan penderita diabetes #makanan pantangan penderita diabetes #pantangan orang diabetes