Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Mengenal Vaksin HPV: Cara Kerja, Aturan Dosis, dan Manfaatnya Cegah Berbagai Jenis Kanker

Arlintang Sekar Phambayun • Selasa, 21 April 2026 | 14:21 WIB
Mengenal Vaksin HPV (Freepik)
Mengenal Vaksin HPV (Freepik)

 JP Radar Kediri – Vaksin Human Papillomavirus (HPV) kini menjadi salah satu instrumen kesehatan paling krusial. Meski sering dikaitkan dengan perempuan, virus HPV sebenarnya dapat menyerang siapa saja melalui kontak seksual langsung. 

Mengutip tinjauan medis dari laman Halodoc, virus ini terdiri dari lebih dari 200 jenis yang berpotensi memicu berbagai penyakit serius.

Apa Itu Vaksin HPV dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Vaksin HPV adalah jenis imunisasi yang dirancang khusus untuk melindungi tubuh dari infeksi virus HPV. Berbeda dengan pengobatan, vaksin ini bersifat preventif atau pencegahan.

Cara kerjanya adalah dengan memicu sistem kekebalan tubuh untuk memproduksi antibodi. Jika di masa depan tubuh terpapar virus HPV yang asli, antibodi tersebut sudah siap mengenali dan melumpuhkan virus sebelum sempat merusak sel-sel tubuh dan berkembang menjadi kanker.

Baca Juga: Apakah Suntik Vaksin Membatalkan Puasa? Simak Penjelasan Resminya!

Manfaat Utama bagi Kesehatan

Vaksinasi ini menawarkan perlindungan luas yang tidak hanya terbatas pada satu jenis penyakit saja. Berikut adalah manfaat utamanya:

Mencegah Berbagai Jenis Kanker: Selain kanker serviks pada wanita, vaksin ini juga mencegah kanker anal, penis, vulva, vagina, hingga kanker mulut dan tenggorokan.

Mencegah Kutil Kelamin: Efektif menangkal munculnya kutil kelamin (genital warts) yang sering mengganggu kualitas hidup.

Memutus Rantai Penularan: Dengan memvaksinasi pria dan wanita, risiko penyebaran virus di masyarakat dapat ditekan secara signifikan.

Baca Juga: Puluhan CJH Vaksin Polio dan Meningitis, Ini Pelaksanaan Maksimal Yang Wajib Kamu Ketahui!

Aturan Dosis dan Jadwal Pemberian

Efektivitas vaksin HPV sangat bergantung pada usia saat menerima dosis pertama. Berikut adalah panduan dosis terbaru:

Anak-anak (Usia 9–14 Tahun): Merupakan usia paling ideal karena respons imun sedang maksimal. Diberikan sebanyak 2 dosis dengan interval 6–12 bulan.

Remaja dan Dewasa (Usia 15–26 Tahun): Membutuhkan 3 dosis. Dosis kedua diberikan 1–2 bulan setelah dosis pertama, dan dosis ketiga diberikan 6 bulan setelah dosis kedua.

Dewasa (Usia 27–45 Tahun): Tetap dapat memperoleh vaksin ini setelah berdiskusi dengan dokter, terutama bagi mereka yang sudah aktif secara seksual atau baru menikah.

Baca Juga: Bandara Dhoho Kediri Buka Legalisasi Vaksin untuk Pelaku Perjalanan ke Luar Negeri

Prosedur dan Keamanan

Pemberian vaksin dilakukan melalui suntikan pada otot lengan (biasanya lengan kiri atas). Setelah prosedur, pasien disarankan beristirahat sekitar 15 menit di fasilitas kesehatan untuk memantau potensi efek samping ringan seperti nyeri di area suntikan atau demam ringan, yang merupakan tanda normal tubuh sedang membangun kekebalan.

Perlu diingat bahwa meskipun sangat efektif, vaksinasi ini tidak disarankan bagi ibu hamil atau individu dengan riwayat alergi parah terhadap komponen vaksin tertentu. 

Pemeriksaan rutin seperti Pap smear bagi wanita tetap dianjurkan sebagai langkah proteksi ganda.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#vaksin hpv #vaksin hpv untuk siapa #Vaksin Human Papillomavirus #hp #vaksin