JP Radar Kediri – Cuaca Kediri akhir-akhir ini terasa tak menentu. Hujan bisa turun kapan saja, bahkan di siang hari yang semula cerah cepat berubah menjadi mendung gelap.
Banyak pekerja dan pelajar yang pulang dalam kondisi kehujanan, sehingga tubuh terasa dingin, pegal, dan mudah lelah. Kondisi ini semakin menantang karena sedang memasuki bulan Ramadan.
Di Bulan Ramadan kita diharuskan menahan haus dan lapar sepanjang hari, tentu stamina tubuh sangat penting agar ibadah dan aktivitas harian tetap berjalan lancar.
Tanpa persiapan yang tepat, stamina bisa cepat menurun dan aktivitas harian terganggu. Karena itu, menjaga kebugaran selama puasa perlu strategi khusus agar tetap kuat meski cuaca tak menentu.
Tips Praktis Menjaga Stamina Selama Ramadan
Berikut ini sejumlah tips praktis agar stamina tetap terjaga selama Ramadan, meskipun cuaca tidak bersahabat
-
Sahur dengan Gizi Seimbang
Sahur sebaiknya tidak asal kenyang, melainkan fokus pada kualitas nutrisi. Pilih makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti nasi merah, roti gandum, atau oatmeal karena jenis ini dicerna lebih lambat sehingga energi bertahan lebih lama.
Tambahkan protein dari telur, tempe, tahu, ikan, atau ayam untuk membantu rasa kenyang lebih stabil. Lengkapi dengan sayur dan buah agar kebutuhan vitamin serta serat tercukupi.
Kombinasi menu seperti ini membuat tubuh tidak cepat lemas meski harus beraktivitas di tengah udara dingin atau hujan.
-
Jaga Tubuh Tetap Terhidrasi
Ketika puasa kita tidak bisa minum di siang hari, sehingga kebutuhan cairan harus dicicil sejak berbuka hingga sahur. Minumlah air putih secara berkala, bukan sekaligus banyak, supaya tubuh benar-benar menyerapnya.
Hindari minuman berkafein atau terlalu manis karena justru membuat tubuh lebih cepat haus. Dengan hidrasi yang cukup, tubuh lebih siap menghadapi risiko dehidrasi, terutama jika harus beraktivitas di luar ruangan atau kehujanan saat perjalanan pulang.
-
Perhatikan Cara Berbuka
Setelah seharian tidak diisi makanan atau minuman, sistem pencernaan membutuhkan penyesuaian. Mulailah berbuka dengan makanan ringan seperti kurma atau buah berair dan segelas air putih sebelum makan utama.
Cara ini membantu gula darah naik secara perlahan sehingga tubuh tidak kaget atau langsung terasa mengantuk.
Hindari langsung menyantap gorengan atau makanan berat berlebihan karena bisa membuat perut tidak nyaman dan tubuh terasa lesu setelahnya.
-
Tetap Bergerak dan Olahraga Ringan
Meski sedang puasa, tubuh tetap perlu aktivitas fisik agar tidak kaku dan mudah pegal, apalagi setelah kehujanan. Cukup lakukan olahraga ringan seperti peregangan, jalan santai, atau senam ringan setelah berbuka atau menjelang malam.
Aktivitas sederhana ini membantu melancarkan peredaran darah dan menjaga kebugaran tanpa membuat tubuh kelelahan. Hindari olahraga berat di siang hari karena berisiko menyebabkan dehidrasi.
-
Jaga Waktu Istirahat dan Kualitas Tidur
Perubahan jadwal selama Ramadan sering membuat jam tidur berkurang karena harus bangun sahur dan beribadah malam. Padahal, tidur yang cukup sangat berpengaruh terhadap daya tahan tubuh.
Usahakan tidur lebih awal atau sisipkan istirahat singkat di siang hari bila memungkinkan. Tubuh yang cukup istirahat akan lebih kuat melawan rasa lelah dan tidak mudah sakit meski cuaca sedang tidak bersahabat.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian