Menaikkan Berat Badan: Bukan Sekadar Menambah Porsi, tetapi Mengatur Pola Makan dengan Tepat
Redaksi Radar Kediri• Minggu, 7 Desember 2025 | 06:33 WIB
Menaikkan berat badan tidak selalu soal makan banyak
JP Radar Kediri- Masih banyak yang beranggapan bahwa menambah berat badan cukup dilakukan dengan makan sebanyak-banyaknya. Padahal, cara tersebut tidak hanya kurang tepat, tetapi juga bisa berdampak buruk bagi kesehatan.
Proses meningkatkan berat badan yang sehat bukan tentang mengisi perut secara berlebihan dengan makanan apa saja, melainkan membangun surplus kalori yang terukur dan berkualitas. Artinya, tubuh memang membutuhkan asupan energi lebih banyak daripada yang dibakar, namun sumber kalorinya harus berasal dari makanan bernutrisi agar tubuh berkembang secara optimal, bukan hanya menyimpan lemak.
Langkah penting pertama adalah memahami jumlah kebutuhan kalori harian. Kebutuhan ini berbeda-beda bagi setiap orang, dipengaruhi oleh faktor metabolisme, usia, jenis kelamin, hingga tingkat aktivitas fisik. Setelah mengetahui kebutuhan dasar tersebut, menambahkan sekitar 300–500 kalori per hari sudah cukup untuk menaikkan berat badan secara perlahan dan tetap sehat. Peningkatan kalori yang berlebihan justru dapat mengganggu pencernaan dan memicu penimbunan lemak yang tidak diinginkan.
Alih-alih mengonsumsi porsi besar sekaligus, cara yang lebih efektif adalah meningkatkan frekuensi makan menjadi 5–6 kali sehari dengan porsi sedang. Pola ini membantu menambah total asupan kalori tanpa membuat tubuh terasa terlalu kenyang. Pastikan setiap kali makan terdapat pilihan makanan dengan kepadatan energi yang tinggi namun tetap bergizi, seperti alpukat, kacang dan biji-bijian, selai kacang, keju, minyak zaitun, nasi merah, daging merah tanpa lemak, ikan kental seperti salmon, serta protein dari telur, tahu, dan tempe.
Satu aspek penting yang sering dicapai adalah latihan kekuatan. Jika tidak berolahraga, kelebihan kalori mudah berubah menjadi lemak. Dengan rutin melakukan latihan beban atau olahraga berbasis kekuatan tubuh, kalori tambahan dapat dimanfaatkan untuk membentuk massa otot. Karena otot lebih padat dibandingkan lemak, peningkatan berat badan yang terjadi akan terlihat lebih sehat, proporsional, dan membentuk tubuh dengan lebih baik. Kombinasi asupan kalori lebih tinggi dan latihan yang teratur adalah formula dasar untuk proses bulking yang benar.
Perubahan kecil dalam kebiasaan makan juga dapat membantu. Hindari minum terlalu banyak air sebelum atau saat makan agar tidak cepat kenyang. Berikan prioritas pada makanan padat terlebih dahulu. Penambahan kalori secara sederhana dapat dilakukan dengan menambahkan keju pada masakan, menaburkan kacang pada salad, atau memberi tambahan minyak zaitun pada hidangan.
Meningkatkan berat badan dengan cara yang sehat memerlukan ketekunan dan disiplin, sama seperti proses menurunkan berat badan. Perbedaannya terletak pada arah pengaturan kalorinya. Dengan mengutamakan kualitas makanan, meningkatkan frekuensi makan, serta didukung latihan fisik rutin, Anda dapat mencapai berat badan ideal tanpa mengorbankan kesehatan jangka panjang. Oleh karena itu, tinggalkan pemikiran “asal makan banyak”. Dimulai dengan prinsip “makan cerdas, latihan teratur, dan meningkatkan berat badan secara sehat dan percaya diri.”
Penulis adalah Dita Amelia Ningsih Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya. Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.