Membantu Membalikkan Bayi Sungsang, Lakukan 10 Langkah Ini
Jauhar Yohanis• Senin, 17 November 2025 | 13:23 WIB
BERSUJUD. Salah satu gerakan untuk membalik bayi sungsang
Jika Anda sedang hamil bayi sungsang, ada beberapa gerakan sederhana yang bisa membantu memberi ruang agar bayi dapat berputar ke posisi kepala di bawah. Latihan-latihan ini aman bagi sebagian besar ibu hamil, namun selalu konsultasikan dulu dengan dokter atau bidan sebelum mencobanya.
1. Mobilisasi Panggul dengan Hip Circles
Tujuan: membuka ruang panggul & melonggarkan ligamen. Cara:
Duduk di atas birth ball (bola senam).
Gerakkan pinggul memutar perlahan ke kanan dan kiri.
Lakukan juga gerakan angka delapan.
Ulangi 1–2 menit.
Jika tidak punya birth ball, lakukan sambil berdiri.
2. Pelvic Tilts & Bridge Lift
Tujuan: melonggarkan tulang belakang bawah dan panggul. Cara pelvic tilts (cat-cow):
Arahkan tubuh ke posisi merangkak.
Lengkungkan punggung ke atas (cat), lalu turunkan perlahan (cow).
Ulangi 10 kali.
Cara bridge lift:
Berbaring, kaki ditekuk hingga tumit bisa diraih tangan.
Angkat panggul perlahan ke atas, lalu turunkan.
Lakukan 10 kali, 2–3 kali sehari.
3. Peregangan Psoas dengan Lunge
Tujuan: melepaskan ketegangan otot psoas yang dapat menahan bayi dalam posisi sungsang. Cara:
Mulai dari posisi berlutut.
Langkahkan satu kaki ke depan.
Dorong tubuh ke depan sambil menekuk panggul ke dalam.
Tangan di pinggul, lalu angkat tangan yang sama dengan kaki belakang.
Miringkan badan sedikit ke samping hingga terasa meregang.
Tahan 30 detik, lalu ganti sisi.
4. Side-Lying Release
Tujuan: melemaskan otot dasar panggul. Cara:
Berbaring di tepi kasur/sofa, bagian perut bisa sedikit menggantung.
Tekuk kaki atas ke sudut 90 derajat, lalu jatuhkan ke depan.
Biarkan tubuh rileks selama 3 menit.
Ulangi di sisi lainnya.
Minta seseorang menjaga agar Anda tidak tergelincir.
5. Forward-Leaning Inversion (Hanya Jika Bayi Terbukti Sungsang)
Tujuan: memberi ruang agar bayi dapat mengubah posisi. Cara:
Berlutut di tepi sofa/kursi.
Turunkan tubuh ke lantai perlahan dengan bantuan seseorang.
Letakkan lengan bawah di lantai, dagu ditarik ke dalam.
Tahan 3 napas dalam, lalu naik perlahan.
Setelah itu duduk kembali dan ambil 3 napas lagi.
6. Knee-Chest Position
Tujuan: membantu dagu bayi menunduk dan mempermudah posisi berputar. Cara:
Masuk posisi merangkak.
Turunkan dada hingga menyentuh bantal/karpet.
Pinggul tetap tinggi.
Tahan 3–5 menit, lakukan 3× sehari.
Catatan: Posisi versi “open knee-chest” membutuhkan bantuan partner untuk menopang paha dengan selendang/rebozo agar posisi lebih terbuka.
7. Breech Tilt
Cara yang sering direkomendasikan setelah posisi panggul dan ligamen sudah longgar.
Cara:
Letakkan bahu dan kepala di atas bantal.
Tempatkan pinggul di atas birth ball yang agak dikempeskan atau papan ironing board.
Biarkan pinggul lebih tinggi dari kepala (posisi terbalik).
Tahan 10–20 menit, 3× sehari.
Anda dapat menambahkan es di bagian atas perut untuk mendorong bayi turun.
Selalu keluar dari posisi ini dengan bantuan orang lain.
8. Kebiasaan Sehari-hari yang Membantu
Sering berada dalam posisi merangkak saat beraktivitas di rumah.
Duduk condong ke depan, bukan bersandar/menyender.
Makan dengan kursi dibalik (menghadap sandaran kursi).
Banyak duduk di birth ball.
Hindari menyilangkan kaki setelah usia 34 minggu.
9. Jika Bayi Belum Juga Berputar
Setelah 34–37 minggu, Anda dapat mencoba:
Konsultasi dengan chiropractor/osteopath bersertifikat Webster Technique.
Meminta dokter melakukan External Cephalic Version (ECV), yaitu upaya manual dari luar perut untuk memutar bayi.
10. Tetap Tenang & Konsisten
Bayi sungsang memang bisa membuat cemas, tetapi banyak ibu berhasil membalikkan posisi bayinya dengan latihan yang dilakukan konsisten 3× sehari. Dengarkan tubuh Anda—jika merasa pusing atau tidak nyaman, hentikan segera (*)