JP Radar Kediri- Di antara beragam rempah khas Indonesia, kunyit dan jahe menempati posisi penting sebagai bahan alami untuk menjaga kesehatan. Kedua rempah ini mengandung senyawa aktif yang luar biasa yakni kurkumin pada kunyit dan gingerol pada jahe. Kandungan tersebut bekerja bersama melawan peradangan serta masalah pencernaan. Oleh karena itu, keduanya dianggap sebagai kombinasi ideal dalam pengobatan tradisional maupun modern.
Baca Juga: Resep Minuman Herbal Peluntur Lemak agar Perutmu Tidak Buncit
Kekuatan Senyawa Aktif yang Telah Terbukti
Kurkumin dari kunyit dan gingerol dari jahe dikenal memiliki efek antiinflamasi dan antioksidan yang kuat. Penelitian menunjukkan bahwa kurkumin dapat menekan produksi sitokin penyebab peradangan, sedangkan gingerol berperan sebagai pereda nyeri alami. Gabungan keduanya terbukti membantu mengurangi nyeri otot, radang sendi, serta berbagai peradangan kronis yang sering menjadi pemicu penyakit degeneratif.
Manfaat bagi Sistem Pencernaan
Kunyit berfungsi menenangkan lambung dengan cara menurunkan produksi asam berlebih dan melindungi lapisan mukosa dari iritasi, sehingga bermanfaat bagi penderita maag atau GERD. Sementara itu, jahe efektif mengurangi rasa mual, melemaskan otot lambung, serta memperbaiki fungsi pencernaan, membantu meredakan keluhan seperti kembung dan sakit perut.
Baca Juga: Ini Rahasia Sukses Produksi Jamu Herbal asal Desa Nanggungan, Kayenkidul, Kediri
Resep Tradisional yang Praktis
Membuat minuman herbal dari kunyit dan jahe ternyata sangat mudah dilakukan:
1. Siapkan 2 ruas kunyit dan 1 ruas jahe, kupas lalu memarkan.
2. Rebus dengan 500 ml air selama kurang lebih 15 menit.
3. Setelah itu saring dan tambahkan madu atau sedikit rasa lemon.
4. Nikmati selagi hangat 1–2 kali sehari, idealnya setelah makan.
Efek Samping dan Saran Keamanan
Meski tergolong bahan alami, konsumsi berlebihan tetap bisa menimbulkan efek samping:
· Kunyit: dapat meningkatkan asam lambung, menyebabkan diare, dan berpotensi berisiko bagi penderita batu ginjal.
· Jahe: bisa menimbulkan sensasi panas di dada (heartburn), iritasi pada mulut, serta tidak disarankan bagi ibu hamil di trimester akhir.
Batas konsumsi yang aman adalah sekitar 490 mg kunyit dan 4 gram jahe per hari. Bagi pengguna obat pengencer darah, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsinya secara rutin.
Baca Juga: Temulawak Jossy Herbal
Inovasi dalam Bentuk Modern
Saat ini, ekstrak kunyit dan jahe hadir dalam berbagai bentuk praktis seperti kapsul, tablet, hingga minuman instan, sehingga lebih mudah dikonsumsi. Produk-produk dengan standar kualitas tinggi dan bioavailabilitas yang terjamin kini semakin diminati oleh masyarakat perkotaan yang menginginkan solusi kesehatan yang efisien.
Dua rempah ini membuktikan bahwa banyak solusi kesehatan terbaik bersumber dari alam. Dengan memahami manfaat dan aman dalam penggunaannya, kita dapat terus melestarikan warisan berharga dari leluhur sekaligus menerapkannya untuk hidup yang lebih sehat di masa kini.
Artikel ini ditulis oleh Dita Amelia Ningsih, Mahasiswa Magang Universitas Negeri Surabaya. Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian