JP Raya Kediri - Di zaman yang serba cepat dan multitasking, banyak orang terbiasa makan dengan tergesa-gesa agar tidak menyita waktu. Kebiasaan ini membuat pentingnya mengunyah makanan secara perlahan bagi kesehatan pencernaan sering terabaikan.
Menurut ahli gizi Healing Nutrition, Johanna P. Salazar, proses pencernaan tidak dimulai dari dalam perut, namun dimulai dari mulut.
Baca Juga: Waspada Ancaman Penyakit ISPA dan Pneumonia di Kediri, Begini Data Dinas Kesehatan
"Langkah pertama pencernaan adalah mengunyah, kemudian yang kedua adalah mengelola ukuran makanan dan mengaktifkan kelenjar ludah untuk mengeluarkan lebih banyak air liur. Selanjutnya, air liur memicu produksi asam klorida di perut, membantu menyiapkan makanan yang masuk," kata Salazar, dikutip dari Realsimple.
Dari kebiasaan mengunyah makanan yang tidak baik, sejumlah masalah kesehatan bisa muncul. Di antaranya:
-
Sakit Perut
Makanan yang tidak dikunyah dengan baik membuat produksi asam lambung kurang optimal, sehingga bisa menyebabkan mulas atau perut kembung.
-
Gangguan Pencernaan
Partikel makanan yang masih besar menyulitkan usus dalam memecah makanan. Akibatnya, bakteri usus bisa memfermentasi sisa makanan sehingga menimbulkan kembung dan tidak nyaman.
-
Penyerapan Nutrisi Berkurang
Jika makanan tidak hancur sempurna, tubuh sulit menyerap karbohidrat, protein, dan lemak secara maksimal.
Baca Juga: Tren Kasus TBC Anak di Meningkat, Begini Hasil Temuan Puskesmas Ngasem Kediri
-
Makan Berlebihan
Makan terlalu cepat membuat sinyal kenyang terlambat terbaca, sehingga lebih mudah makan berlebihan dan meningkatkan risiko sindrom metabolik.
-
Mengurangi Kenikmatan Makan
Mengunyah terburu-buru membuat kita kurang menikmati tekstur, aroma, dan rasa makanan.
Tips Mengunyah Lebih Sehat
- Kunyah makanan 20–30 kali sebelum ditelan, tergantung teksturnya.
- Pastikan makanan sudah bertekstur lembut seperti bubur sebelum ditelan.
- Latih kesadaran saat makan agar tidak terburu-buru.
Mengunyah dengan perlahan mungkin terdengar sederhana dan sering diabaikan, namun kebiasaan ini mempunyai dampak besar bagi kesehatan pencernaan kita. Selain itu juga dengan mengunyah secara perlahan, kita lebih menghargai setiap suapan makanan. Sehat dan nikmat bisa berjalan beriringan.
Penulis: Azza Rizky, Mahasiswa Magang Universitas Negeri Surabaya
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Jauhar Yohanis