Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Waspada Ancaman Penyakit ISPA dan Pneumonia di Kediri, Begini Data Dinas Kesehatan

Ayu Ismawati • Senin, 22 September 2025 | 01:28 WIB
Ilustrasi ISPA.
Ilustrasi ISPA.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Memasuki pertengahan musim kemarau, gangguan kesehatan yang menyerang sistem pernapasan mengalami peningkatan.

Dinas Kesehatan Kota Kediri mengungkapkan, keluhan kesehatan seperti batuk, pilek, hingga demam cenderung mengalami peningkatan di fasilitas kesehatan.

“Memang terjadi peningkatan ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Atas). Seperti batuk pilek. Dan rata-rata di semua klinik laporannya seperti itu termasuk di puskesmas,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri dr Fajri Mubasyisir.

Data yang dihimpun koran ini selama Agustus, terjadi peningkatan kasus pneumonia pada balita. Dari 61 kasus di Juli menjadi 88 kasus selama Agustus.

Peningkatan kasus juga terjadi di anak-anak dengan rentang usia 5 – 9 tahun dan 10 – 18 tahun.

Selain itu, juga terjadi peningkatan kasus batuk bukan pneumonia, khususnya dari anak-anak usia balita hingga remaja.

Seperti pada rentang usia balita, peningkatan kasus terjadi dari 464 kasus selama Juli, naik menjadi 566 pada Agustus lalu.

Kemudian untuk rentang usia 5 – 9 tahun, kasus naik dari 376 menjadi 435 kasus. Pun dengan rentang usia 10 – 18 tahun yang naik kasusnya dari 332 menjadi 393 dalam dua bulan terakhir.

Terkait penyebabnya, Fajri mengatakan bisa jadi karena peningkatan persebaran virus selama musim kemarau.

Ditambah selama pergantian cuaca, kondisi cuaca juga menjadi tidak menentu. Seperti panas di siang hari dan dingin di malam hari.

“Karena kondisi tidak menentu, siang panas, malamnya dingin, akhirnya daya tahan tubuh menurun sehingga mudah sekali terkena infeksi dari virusnya,” beber Fajri.

Adapun anak-anak termasuk golongan masyarakat yang paling rentan terinfeksi virus pada saluran pernapasan selama pergantian cuaca. Di antaranya seperti anak-anak dari usia 12 tahun ke bawah.

Dengan kondisi cuaca seperti ini, masyarakat perlu meningkatkan daya tahan tubuh. Makan makanan yang bergizi seperti sayur dan buah-buahan.

“Kemudian saran saya kalau ada yang sakit batuk dan pilek, bisa memakai masker biar tidak menularkan ke teman-temannya yang lain,” pungkasnya.

Editor : Andhika Attar Anindita
#kediri #penyakit #ancaman #pneumonia #pilek #batuk #ispa