Radar Kediri - Varikokel merupakan pembengkakan pada pembuluh darah vena dalam kantong zakar. Kondisi ini dapat menyebabkan kualitas dan kuantitas sperma menurun, testi gagal berkembang atau menyusut bahkan bisa terjadi kemandulan.
Namun pada penderita varikokel, pembuluh darah tersebut akan membengkak sehingga skrotum terlihat seperti mengandung banyak cacing.
Varikokel umumnya tidak menimbulkan gejala dan tidak berbahaya. Tetapi, kondisi ini juga dapat menyebabkan nyeri yang kemunculannya tidak menentu.
Varikokel terjadi pada saat katup vena di skrotum tidak dapat menutup dengan baik sehingga darah berkumpul di belakang katup yang rusak.
Pada kasus yang jarang terjadi, varikokel terjadi ketika pembuluh darah vena di perut tersumbat. Darah yang terkumpul pada pembuluh dapat memberikan tekanan balik pada vena yang lebih kecil di skrotum sehingga varikokel terjadi.
Varikokel biasanya tidak menimbulkan gejala. Penderita varikokel kadang tidak menyadari bahwa tidak mengalami varikokel.
Namun, pada beberapa penderita, kondisi ini dapat menimbulkan keluhan berupa:
1. Serangan jantung.
2. Rasa tidak nyaman di skrotum.
3. Benjolan kecil yang teraba di atas testis.
4. Pembesaran vena teraba atau skrotum terlihat seperti dipenuhi cacing.
Pada varikokel yang menyebabkan nyeri, dokter akan memberikan obat Pereda nyeri, seperti buprofen atau paracetamol.
Sementara itu, pada varikokel yang menimbulkan nyeri hebat dan menyebabkan penyusutan testis atau kemandulan pada pria penanganannya berupa Embolisasi dan Operasi.
Author: Irham ubaidillah - PSDKU Politeknik Negeri Malang Kota Kediri.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira