Radar Kediri - Varises merupakan gangguan pada pembuluh darah vena yang membesar, bengkok, dan terpuntir yang sering tampak warna biru atau warna ungu tua.
Biasanya varises muncul di area kaki lantaran pembuluh darah di area ini paling jauh dari jantung dan membuat darah lebih susah untuk mengalir ke atas.
Namun, sebenarnya varises ini tidak berbahaya sehingga kita tidak perlu untuk mengkhawatirkannya.
Berikut merupakan sejumlah gejala umum pada saat mengalami varises, diantaranya sebagai berikut:
1. Kaki dan tungkai terasa berat, diikuti otot yang mudah pegal dan kaku.
2. Bila pada kaki terlihat urat-urat halus menyembul disekitar betis belakang.
3. Sirkulasi darah menjadi tidak lancar, karena terhambat di sekitar betis dan tungkai kaki saat menahan berat tubuh.
4. Selain pada kaki, belakangan diketahui varises bisa terjadi pda bagian lengan.
5. Pada saat malam hari, kaki terasa sakit.
Baca Juga: Leher Terasa Kaku dan Nyeri? Berikut Cara Mengatasinya Leher Yang Terasa Sakit!
Penyebab utama varises yaitu kegagalan katup pada vena untuk mencegah darah mengalir mundur. Kesalahan fungsi pada katup vena tersebut dapat dipicu dengan beberapa faktor berikut:
1. Berkurangnya Elastisitas Dinding Pembuluh Vena.
Penyebab timbulnya varises yaitu kurannya elastisitas dinding pembuluh vena. Hal ini dapat menyebabkan pembuluh vena melemah sehingga tak sanggup mengalirkan darah pada jantung.
Aliran darah dari kaki ke jantung sangat melawan gravitasi bumi. Oleh karena itu, pembuluh darah harus kuat dan dengan dinamisasi otot disekitarnya.
2. Faktor Keturunan.
Faktor keturunan memiliki kontribusi yang tinggi terhadap penyebab munculnya varises dan terutama dinding pembuluh vena yang lemah dan katup vena.
Pada kondisi ini dapat menyebabkan permasalahan pada pembuluh darah salah satunya yaitu varises.
3. Terlalu Banyak Lari.
Berdiri terlalu lama juga dapat menyebabkan varises yang umumnya terjadi. Pada saat orang terlalu lama berdiri, maka yang terjadi darah di pembuluh vena bagian kaki mengalami kesulitan mengalir ke jantung.
Darah yang tidak mengalir dengan baik disebabkan karena terlalu lama berada pada posisi yang sama terus-meneus.
Varises bukanlah kondisi yang berbahaya, berikut ini beberapa cara untuk menyembuhkan varises.
1. Berbaring dengan Posisi Kaki Lebih Tinggi.
Pada saat posisi berbaring, sanggahlah kaki menggunakan bantal atau lainnya agar posisi lebih tinggi dari tubuh.
Hal seperti ini dilakukan selama 20 menit setiap hari setelah selesai beraktivias. Jika varises kambuh, pada saat tidur diusahakan dengan posisi yang sama.
2. Hindari Berdiri Lama.
Hindari untuk berdiri dengan Waktu yang lama, sebisa mungkin carilah tempat duduk Ketika sudah berdiri dalam Waktu yang cukup lama.
Hal ini dikarenakan aliran darah dapat berengaruh oleh gaya gravitasi. Aliran darah pada kaki bisa mengalir ke jantung karena adanya kontraksi otot yang bertindak layaknya pompa.
3. Pijatan Ringan.
Varises dapat dihilangkan dengan cara dipijat. Pada saat memijat, hindarilah memijat daerah yang bervarises karena akan menyebabkan pecahnya pembuluh vena.
Lakukaknlah pijatan secara ringan dan teratur di bagian yang rawan varises dengan arah menuju jantung dan pijat dengan lembut menggunakan minyak esensi yang sudah dilarutkan.
Author: Irham Ubaidillah - PSDKU Politeknik Negeri Malang Kota Kediri.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira