Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Penggemar Bakso Wajib Tahu! Konsumsi Berlebihan Bisa Picu Masalah Kesehatan Ini

Internship Radar Kediri • Minggu, 8 Juni 2025 | 19:00 WIB
Ilustrasi Bakso
Ilustrasi Bakso

JP Radar Kediri – Bagi sebagian besar masyarakat, terutama pecinta kuliner khas kaki lima, bakso menjadi salah satu makanan favorit yang sulit untuk ditolak.

Mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa, semua mengenal kelezatan bola daging yang disajikan bersama kuah kaldu gurih, mie, tahu, gorengan, dan sambal pedas yang membangkitkan selera.

Namun, di balik kenikmatan yang ditawarkan semangkuk bakso, ada risiko kesehatan yang perlu diwaspadai jika dikonsumsi secara berlebihan dan tanpa kontrol.

Bakso memang tampak sederhana, namun proses pembuatannya melibatkan berbagai bahan tambahan yang tidak selalu aman jika dikonsumsi terus-menerus dalam jangka panjang.

Di pasaran, masih ditemukan produsen nakal yang menggunakan bahan pengawet, pewarna buatan, hingga zat berbahaya seperti boraks atau formalin demi meningkatkan tekstur dan daya tahan produk.

Konsumsi rutin terhadap jenis bakso seperti ini tentu dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, mulai dari gangguan pencernaan ringan hingga penyakit serius yang membutuhkan penanganan medis.

Tidak hanya itu, kandungan lemak dan natrium dalam satu porsi bakso juga tergolong tinggi, terutama jika ditambahkan gorengan, mie instan, dan minuman manis yang kerap menjadi pelengkap saat menyantap hidangan tersebut.

Jika dikonsumsi setiap hari tanpa memperhatikan porsi dan frekuensinya, hal ini bisa meningkatkan risiko terjadinya kolesterol tinggi, tekanan darah naik, serta gangguan fungsi organ dalam seperti hati dan ginjal.

Untuk itu, para penggemar bakso sebaiknya mulai membatasi konsumsinya dengan bijak. Idealnya, menikmati bakso dua hingga tiga kali dalam seminggu masih dianggap aman, selama memilih tempat makan yang terjaga kebersihannya, serta memperhatikan komposisi isian yang seimbang.

Jika memungkinkan, membuat bakso sendiri di rumah juga menjadi alternatif yang lebih sehat, karena bisa mengontrol penggunaan garam, bahan tambahan, serta memastikan kebersihan dan kualitas daging yang digunakan.

Masyarakat juga disarankan lebih peka terhadap tanda-tanda bakso yang mengandung bahan berbahaya, seperti warna yang terlalu mencolok, tekstur yang sangat kenyal tidak wajar, atau aroma menyengat yang tidak lazim.

Menghindari tempat makan yang tidak higienis serta memerhatikan reaksi tubuh setelah mengonsumsi bakso juga bisa menjadi langkah preventif untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga.

Menikmati bakso sebagai bagian dari pola makan sehari-hari tentu tidak dilarang. Namun, penting untuk menyadari bahwa kenikmatan sementara tidak sebanding dengan risiko kesehatan jangka panjang yang bisa muncul akibat konsumsi yang tidak terkontrol.

Bijak dalam memilih, cermat dalam mengatur porsi, dan disiplin menjaga keseimbangan gizi tetap menjadi kunci utama agar tetap sehat meski tetap bisa menikmati semangkuk bakso kesukaan.

Penulis: Nabila Syifa'ul Fuada Lii Dzikrilla

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#radar kediri #dampak #bakso #kesehatan #batas konsumsi #berlebihan