JP Radar Kediri - Menjaga kesehatan tubuh kini tak harus dengan cara mahal ataupun serba modern. Di tengah aktivitas yang padat dan cuaca yang tak menentu, pilihan kembali ke bahan herbal bisa menjadi langkah bijak untuk merawat daya tahan tubuh secara alami dan berkelanjutan.
Tiga jenis tanaman herbal yang sering ditemukan di dapur, seperti kunyit, temulawak, dan jahe, ternyata menyimpan banyak manfaat penting bagi tubuh. Tak hanya digunakan sebagai bumbu masak, ketiganya juga bisa diolah menjadi minuman sehat yang membantu menjaga kondisi tubuh agar tetap fit sepanjang hari.
Berikut adalah penjelasan mengenai manfaat dari masing-masing tanaman herbal tersebut:
Baca Juga: Bukan Cuma Gaya, Ini 6 Manfaat Luar Biasa Berkuda untuk Kesehatan Fisik dan Mental
-
Kunyit (Curcuma longa)
Kunyit (Curcuma longa) dikenal sebagai rempah berwarna kuning dengan kandungan kurkumin yang tinggi. Zat aktif ini memiliki fungsi utama sebagai antioksidan dan antiinflamasi, yang membantu proses detoksifikasi hati dan menangkal efek buruk dari radikal bebas.
Selain untuk dikonsumsi, kunyit juga sering digunakan sebagai antiseptik alami untuk luka luar. Penggunaan dalam bentuk salep, masker, atau rendaman kunyit dipercaya dapat mempercepat penyembuhan luka dan membantu mencerahkan kulit secara bertahap jika digunakan rutin.
Konsumsi kunyit secara berkala, terutama dalam bentuk jamu atau minuman herbal, dipercaya dapat meningkatkan sistem imun tubuh. Banyak yang merasakan tubuh menjadi lebih segar, tidak mudah lelah, serta mampu menghadapi aktivitas padat dengan lebih bertenaga.
Baca Juga: Minuman Kemasan Bukan Penyebab Utama Penyakit Ginjal, Ini Alasan Utamanya
- Temulawak (Curcuma xanthorrhiza)
Temulawak (Curcuma xanthorrhiza) dikenal sebagai salah satu tanaman herbal dengan khasiat luar biasa yang tidak kalah penting. Rempah satu ini banyak dimanfaatkan untuk meningkatkan nafsu makan, terutama bagi anak-anak, lansia, atau siapa pun yang sedang dalam masa pemulihan dari sakit.
Temulawak juga memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan pencernaan. Kandungan senyawanya efektif meredakan keluhan seperti perut kembung, diare, dan mual, menjadikannya alternatif alami yang aman dikonsumsi tanpa efek samping berlebihan.
Lebih dari itu, temulawak juga bisa membantu meringankan nyeri otot dan sendi. Hal ini membuatnya cocok bagi orang-orang yang sering mengalami pegal-pegal akibat kelelahan fisik atau aktivitas berat, terutama pada usia dewasa dan lanjut usia.
Baca Juga: Jangan Anggap Sepele! Demam Berulang Bisa Jadi Gejala Gangguan Ginjal Anak
Untuk menjaga daya tahan tubuh, temulawak bisa dikonsumsi dalam bentuk seduhan, dicampur dengan madu atau jahe, agar lebih nikmat dan tetap alami. Rutin minum temulawak juga dipercaya mampu menjaga kestabilan kondisi tubuh di tengah perubahan cuaca.
- Jahe (Zingiber officinale)
Jahe (Zingiber officinale) menjadi salah satu rempah yang paling dikenal masyarakat dalam menjaga daya tahan tubuh. Kandungan gingerol di dalamnya bekerja sebagai antioksidan sekaligus antiinflamasi yang efektif meredakan peradangan ringan.
Jahe sangat cocok dikonsumsi saat tubuh mulai menunjukkan gejala flu, seperti hidung tersumbat atau tenggorokan gatal. Efek hangat dari jahe dapat membantu melegakan saluran pernapasan sekaligus meredakan batuk secara alami.
Selain itu, jahe juga sering dijadikan solusi bagi yang mengalami mual dan muntah, baik karena masuk angin, kehamilan muda, atau mabuk perjalanan. Jahe membantu menenangkan lambung dan memperbaiki aliran pencernaan, sehingga rasa mual cepat mereda.
Baca Juga: 5 Waktu Terbaik Minum Teh, Efektif Untuk Diet dan Kesehatan!
Bagi pekerja yang sering merasa lelah, minuman jahe bisa membantu mengembalikan semangat. Jahe merangsang sirkulasi darah, meningkatkan energi, dan memberi rasa segar yang membuat tubuh lebih siap menghadapi rutinitas harian.
Cara paling umum mengonsumsi jahe adalah dengan menggepreknya lalu menyeduhnya dengan air panas, atau direbus beberapa menit agar senyawa aktifnya lebih larut. Agar lebih nikmat dan menambah manfaat, bisa ditambahkan madu, perasan lemon, atau sedikit kayu manis.
Untuk mendapatkan hasil optimal, jahe disarankan dikonsumsi pagi hari untuk menyegarkan tubuh, atau malam hari sebelum tidur untuk membantu relaksasi dan meredakan kelelahan. Rutin mengonsumsi jahe dalam jumlah wajar juga membantu menjaga daya tahan tubuh secara alami.
Baca Juga: Waspada! Ini Dampak Buruk yang Akan Terjadi Jika Tubuh Terlalu Sering Mengonsumsi Kecap Manis
Menjadikan kunyit, temulawak, dan jahe sebagai bagian dari gaya hidup bukan hanya membantu menjaga kesehatan, tetapi juga merupakan bentuk penghargaan terhadap warisan leluhur yang telah terbukti khasiatnya sejak lama.
Dengan menggunakan bahan yang bersih, pengolahan yang tepat, dan konsumsi yang teratur, kesehatan dapat dijaga tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Selain itu, kebiasaan ini juga membantu tubuh menjadi lebih kuat dalam menghadapi penyakit serta lebih seimbang dalam menjalani aktivitas sehari-hari.(***)
Penulis : Asyfa Maulidina
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira