Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Sering Muncul Pada Beras, Apakah Kutu Beras Berbahaya Jika Masuk Kedalam Tubuh?

Internship Radar Kediri • Kamis, 22 Mei 2025 | 05:10 WIB
Sering Muncul Pada Beras, Apakah Kutu Beras Berbahaya Jika Masuk Kedalam Tubuh?
Sering Muncul Pada Beras, Apakah Kutu Beras Berbahaya Jika Masuk Kedalam Tubuh?

JP Radar Kediri - Bagi yang sering masak di rumah atau membantu ibu saat menyiapkan bahan makanan, mungkin tidak asing dengan pemandangan beras yang berisi kutu kecil berwarna cokelat atau kehitaman.

Serangga mungil ini dikenal sebagai kutu beras. Mereka sering muncul di karung beras yang disimpan terlalu lama, terutama di tempat yang lembap dan tertutup rapat.

Pertanyaannya, seberapa berbahaya jika kutu beras ini secara tidak sengaja ikut masuk ke dalam tubuh? Apakah ada efek samping tertentu kalau sampai tertelan saat memasak atau makan nasi?

Secara kasat mata, kutu beras memang terlihat mengganggu. Selain bikin tidak nyaman secara visual, serangga ini sering menimbulkan kekhawatiran soal kebersihan.

Namun, jika tanpa sengaja tertelan, dalam banyak kasus tubuh manusia masih bisa mentoleransi serangga kecil seperti kutu beras. Sistem pencernaan akan menguraikannya layaknya protein lain yang masuk ke tubuh.

Meski begitu, bukan berarti bisa dibiarkan begitu saja. Kutu beras yang berkembang dalam jumlah banyak bisa menjadi tanda bahwa tempat penyimpanan beras tidak higienis.

Selain bisa menurunkan kualitas rasa dan aroma nasi, sisa-sisa kotoran kutu atau telur yang menempel pada beras juga bisa memicu alergi ringan pada sebagian orang yang memiliki sensitivitas tertentu.

Selain itu, makanan yang tercemar kutu beras dalam jangka waktu lama berpotensi terpapar jamur mikroskopis atau bakteri yang berkembang di lingkungan lembap. Ini bisa berdampak pada kualitas gizi dan bahkan berisiko bagi sistem pencernaan, terutama jika dikonsumsi terus-menerus tanpa disadari.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, ada baiknya memeriksa kondisi beras secara rutin. Jika sudah terlanjur ditemukan kutu, langkah paling sederhana adalah menjemur beras di bawah sinar matahari agar kutu keluar dengan sendirinya.

Menyimpan beras dalam wadah tertutup, kering, dan bersih juga bisa mencegah kutu muncul kembali.

Meski tidak tergolong berbahaya secara langsung, kutu beras tetap menjadi indikator penting tentang bagaimana kita menjaga kualitas bahan makanan sehari-hari.

Jadi, meskipun tertelan satu dua kutu beras mungkin tidak membuat tubuh jatuh sakit, bukan berarti boleh disepelekan. Kebersihan dapur tetap jadi prioritas.

Penulis: Nabila Syifa'ul Fuada Lii Dzikrilla

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#radar kediri #dampak #kutu beras #efek samping #tubuh