Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ramai Penyakit Pernapasan Merajalela, Pneumonia Juga Masuk List Penyakit Berbahaya

Internship Radar Kediri • Minggu, 11 Mei 2025 | 05:00 WIB
Ilustrasi Pneumonia
Ilustrasi Pneumonia

JP Radar Kediri - Penyakit pernapasan saat ini dengan mudah menyerang manusia modern. Salah satunya adalah pneumonia.

Pneumonia adalah penyakit infeksi yang menyerang paru-paru dan menyebabkan peradangan pada kantung udara kecil di dalamnya, yang disebut alveoli. Dalam kondisi normal, alveoli berfungsi sebagai tempat pertukaran oksigen dan karbon dioksida dalam sistem pernapasan. Namun, ketika seseorang mengalami pneumonia, alveoli terisi cairan atau nanah, sehingga menghambat pasokan oksigen ke tubuh dan menyebabkan berbagai gejala serius.

Pneumonia dapat disebabkan oleh berbagai jenis mikroorganisme, seperti bakteri, virus, dan jamur.

Langkah-langkah pencegahan pneumonia juga sangat penting untuk menghindari komplikasi yang serius.

- Vaksinasi seperti vaksin pneumokokus dan vaksin influenza, yang dapat mengurangi risiko terkena pneumonia.

- Menjaga kebersihan tangan untuk menghindari penyebaran infeksi dari lingkungan sekitar.

- Gaya hidup sehat termasuk pola makan bergizi dan olahraga teratur untuk memperkuat sistem imun tubuh.

- Menghindari rokok karena merokok dapat merusak paru-paru dan meningkatkan risiko infeksi.

Pneumonia adalah penyakit serius yang bisa berakibat fatal jika tidak ditangani dengan cepat. Oleh karena itu, deteksi dini dan perawatan yang tepat sangat penting untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Jika mengalami gejala yang mencurigakan, segera periksa ke dokter agar dapat memperoleh pengobatan yang sesuai.

Penulis: Laila Karima

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.   

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#Pernapasan #penyakit