Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Jalan, Jogging, atau Lari, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Internship Radar Kediri • Sabtu, 3 Mei 2025 | 01:30 WIB
Jalan, Jogging, atau Lari, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
Jalan, Jogging, atau Lari, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

JP Radar Kediri - Aktivitas fisik adalah kunci penting dalam menjaga kesehatan tubuh dan pikiran.

Dari sekian banyak pilihan, jalan kaki, jogging, dan lari adalah tiga bentuk olahraga paling sederhana dan mudah dilakukan.

Namun, muncul pertanyaan manakah yang paling baik untuk kesehatan?

Jawaban atas pertanyaan ini sebenarnya bergantung pada tujuan, kondisi fisik, dan preferensi masing-masing individu.

Jalan kaki adalah aktivitas fisik dengan intensitas rendah yang sangat cocok untuk semua kalangan usia.

Bagi pemula atau mereka yang memiliki masalah sendi, kelebihan berat badan, atau penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes, jalan kaki menjadi pilihan yang aman dan efektif.

Meski terlihat ringan, jalan kaki secara teratur terbukti mampu meningkatkan kesehatan jantung, menurunkan kadar kolesterol, mengurangi stres, serta membantu mengontrol berat badan.

Kelebihan lainnya adalah minim risiko cedera, sehingga bisa dilakukan setiap hari tanpa mengganggu aktivitas lain.

Sementara itu, jogging berada di tengah-tengah antara jalan kaki dan lari.

Intensitasnya lebih tinggi dibandingkan jalan kaki, namun tidak seberat lari penuh.

Jogging memberikan manfaat kardio yang lebih besar dan efektif membakar kalori.

Bagi mereka yang ingin meningkatkan stamina, menurunkan berat badan lebih cepat, dan menjaga kebugaran secara keseluruhan, jogging menjadi pilihan yang ideal.

Aktivitas ini juga diyakini dapat memperbaiki kualitas tidur dan meningkatkan suasana hati berkat pelepasan hormon endorfin selama berlari ringan.

Lari, sebagai bentuk latihan kardio dengan intensitas tinggi, menawarkan manfaat yang sangat besar, terutama dalam hal kebugaran kardiovaskular dan pembakaran kalori.

Mereka yang rutin berlari biasanya memiliki daya tahan tubuh yang lebih baik, tulang yang lebih kuat, serta risiko lebih rendah terhadap penyakit jantung dan stroke.

Namun, karena intensitasnya yang tinggi, lari juga membawa risiko cedera yang lebih besar, terutama pada lutut, pergelangan kaki, dan pinggul.

Oleh karena itu, lari lebih cocok untuk mereka yang sudah memiliki kebiasaan olahraga dan kondisi tubuh yang cukup fit.

Jika tujuan utama adalah menjaga kesehatan secara umum dan mudah dilakukan setiap hari, jalan kaki adalah pilihan terbaik.

Untuk menurunkan berat badan dengan tempo sedang dan menjaga kebugaran tubuh, jogging bisa menjadi alternatif yang seimbang.

Sedangkan bagi mereka yang ingin tantangan lebih dan memiliki target kebugaran tingkat lanjut, lari adalah pilihan yang paling efektif.

Pada akhirnya, tidak ada satu jawaban mutlak yang bisa dikatakan paling baik untuk semua orang.

Kuncinya adalah konsistensi dan menyesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing.

Apapun pilihannya, jalan, jogging, atau lari melakukan aktivitas fisik secara rutin jauh lebih baik daripada tidak bergerak sama sekali.

Penulis: Joenaidi Zidane, Mahasiswa Magang Politeknik Negeri Madiun (PNM)

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#jogging #lari #jalan #lebih baik #kesehatan