Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Jangan Asal Diet! Kenali 7 Tanda Tubuh Tidak Cocok dengan Pola Makan Kamu

Redaksi Radar Kediri • Selasa, 22 April 2025 | 13:10 WIB
Timbangan berat badan dan ukuran
Timbangan berat badan dan ukuran

 

JP Radar Kediri - Seringkali diet yang populer di media sosial mengabaikan kebutuhan individu, karena semuanya di pangkas rata secara umum, sehingga bisa berisiko bagi kesehatan. 

 

Pada kenyataannya, tren diet kerap diikuti sebagai solusi cepat menurunkan berat badan tanpa menimbang kapasitas diri individu, di sisi lain pakar gizi mengingatkan, tidak semua pola diet cocok untuk setiap orang. 

Berikut tanda-tanda peringatan yang harus diwaspadai ketika tubuh menolak program diet kamu.

 

 

 

Jika setelah memulai diet Anda terus merasa lemas, pusing, atau sulit konsentrasi, itu pertanda asupan nutrisi tidak memadai karena diet ekstrem seperti keto atau intermittent fasting tanpa pengawasan ahli sering memicu gejala ini.

 

 

 

Diare, sembelit, atau kembung yang muncul setelah perubahan pola makan menunjukkan sistem pencernaan sedang beradaptasi, selain itu diet tinggi protein tetapi rendah serat bisa menyebabkan konstipasi, sementara peningkatan serat mendadak memicu kembung.

Baca Juga: Benarkah Terlalu Sering Minum Soft Drink Bisa Menyulap Hati Jadi Penuh Lemak?

 

 

 

Penelitian Journal of Nutritional Science (2024) membuktikan diet sangat rendah kalori memengaruhi produksi serotonin. Gejalanya meliputi:

 

 

 

Kekurangan protein, zinc, dan zat besi adalah penyebab utama kerontokan rambut terkait diet dan jika rontok melebihi 100 helai/hari, segeralah evaluasi menu makanmu.

 

 

 

Perubahan siklus menstruasi menunjukkan gangguan hormonal yang mungkin disebabkan oleh diet terlalu ketat, pelaku diet ketat seringkali mengalami gangguan menstruasi yang berarti Ini sinyal tubuh kekurangan lemak esensial untuk produksi hormon.

Baca Juga: Bukan Sekadar Ngantuk, Hypersomnia Bisa Jadi Jurang Kesehatan yang Siap Menelan

 

 

 

Terus menerus memikirkan makanan adalah respons alami tubuh yang kelaparan, dalam kondisi ini sering berujung pada binge eating disorder.

 

Binge eating disorder atau BED adalah gangguan perilaku makan di mana terdapat keinginan yang tidak bisa dikendalikan untuk rutin makan dengan porsi yang banyak.

 

 

 

Penurunan berat badan yang terlalu ekstrem berisiko menyebabkan:

Solusi Sehat dari Ahli :

 

Diet ideal adalah yang bisa dipertahankan jangka panjang, bukan sekadar cepat kurus, dan jika mengalami tanda di atas, segera hentikan dan cari alternatif yang lebih sehat.

 

Penulis: Fikri Raihan Pratama, Mahasiswa Magang Universitas Pembangunan “Veteran” Jawa Timur (UPNVJT).

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#mood swing #diet ekstra ketat #pola makan #diet ekstrem #diet #diet ekstrem artis tidak makan sayur