JP Radar Kediri- Pernahkah kamu merasa pusing yang hanya menyerang salah satu sisi kepala? Kondisi ini, meskipun bisa jadi sangat mengganggu, seringkali tidak dianggap terlalu serius oleh banyak orang.
Namun, pusing sebelah kepala atau yang dalam istilah medis disebut hemicrania bisa jadi merupakan tanda dari berbagai kondisi kesehatan tertentu.
Apa penyebabnya, dan kapan sebaiknya kita mulai khawatir?
1. Migrain
Migrain adalah salah satu penyebab paling umum dari pusing sebelah kepala. Penderita migrain biasanya mengalami rasa sakit yang sangat tajam dan berdenyut pada salah satu sisi kepala.
Selain rasa sakit, migrain juga sering disertai dengan gejala lain seperti mual, muntah, dan sensitivitas terhadap cahaya serta suara.
Penyebab pasti migrain belum sepenuhnya dipahami, tetapi faktor genetik, perubahan hormon, stres, pola tidur yang buruk, atau bahkan makanan tertentu bisa memicu serangan migrain.
Jika pusing sebelah kepala yang kamu alami sering datang dengan gejala tersebut, besar kemungkinan kamu mengalami migrain.
2. Cluster Headache
Pusing sebelah kepala juga bisa disebabkan oleh cluster headache, yang meskipun lebih jarang, memiliki rasa sakit yang sangat intens dan hanya terjadi pada satu sisi kepala.
Serangan cluster headache ini biasanya datang secara berkelompok, dalam periode tertentu, dan dapat berlangsung selama beberapa minggu hingga bulan.
Gejala lain yang sering menyertai cluster headache adalah mata yang merah atau berair, serta hidung tersumbat atau berair di sisi yang sama dengan rasa sakit.
Penyebab pasti dari cluster headache masih belum jelas, namun faktor genetika dan kelainan pada sistem saraf pusat diduga berperan.
3. Tegang Otot di Leher atau Punggung
Terkadang, pusing sebelah kepala bisa disebabkan oleh ketegangan otot di leher atau punggung.
Stres atau postur tubuh yang buruk dapat menyebabkan otot-otot di leher atau sekitar kepala menjadi tegang, dan itu bisa memicu rasa sakit yang terasa hanya pada satu sisi kepala.
Jika kamu baru saja mengalami stres berat, atau sering duduk dalam posisi yang salah (seperti saat bekerja di depan komputer), ini bisa jadi penyebabnya.
4. Masalah dengan Pembuluh Darah
Kadang-kadang, pusing sebelah kepala juga bisa disebabkan oleh gangguan pada pembuluh darah di otak.
Kondisi seperti stroke ringan (TIA) atau aneurisma dapat mempengaruhi aliran darah ke otak dan menyebabkan pusing yang terlokalisir pada satu sisi kepala.
Jika pusing sebelah kepala disertai dengan gejala lain seperti kesulitan berbicara, kelemahan pada satu sisi tubuh, atau penglihatan kabur, segera periksakan diri ke dokter.
5. Sinusitis dan Infeksi Telinga
Kadang-kadang, infeksi sinus atau telinga bisa menyebabkan pusing pada satu sisi kepala.
Saat sinus atau telinga terinfeksi, tekanan dapat terbentuk di dalam area tersebut, yang kemudian bisa menyebar ke kepala dan menyebabkan pusing.
Rasa sakit ini seringkali terasa lebih tajam di sisi yang terinfeksi.
6. Gejala Stres dan Kecemasan
Stres dan kecemasan juga bisa menjadi penyebab dari pusing sebelah kepala.
Ketika tubuh berada dalam kondisi stres, otot-otot kepala dan leher bisa tegang, dan ini dapat menimbulkan rasa sakit yang hanya terasa pada satu sisi.
Selain itu, gangguan kecemasan yang parah kadang-kadang dapat menyebabkan hiperventilasi, yang juga bisa memicu pusing.
Kapan Harus ke Dokter?
Meskipun pusing sebelah kepala seringkali tidak berbahaya, ada kalanya kamu perlu segera mencari pertolongan medis.
Jika pusing disertai dengan gejala-gejala berikut, segera konsultasikan dengan dokter:
• Pusing yang sangat parah atau datang secara tiba-tiba.
• Pusing yang disertai dengan gangguan penglihatan, bicara, atau kelemahan tubuh.
• Pusing yang berulang kali atau semakin sering terjadi.
• Pusing yang tidak hilang setelah beberapa hari atau tidak merespons pengobatan sederhana.
Cara Mengatasi Pusing Sebelah Kepala
Jika kamu merasa pusing sebelah kepala, ada beberapa cara untuk meredakan gejalanya:
• Istirahat yang cukup: Tidur yang cukup dan menjaga pola tidur yang teratur dapat membantu mengurangi frekuensi pusing.
• Kompres dingin atau panas: Menggunakan kompres dingin atau panas pada area kepala yang sakit dapat membantu mengurangi rasa sakit.
• Minum air yang cukup: Dehidrasi bisa menjadi penyebab pusing, jadi pastikan kamu cukup minum air sepanjang hari.
• Menghindari pemicu: Jika kamu tahu apa yang memicu migrain atau pusingmu, cobalah untuk menghindarinya. Misalnya, mengurangi stres, tidur yang cukup, atau menghindari makanan tertentu yang dapat memicu migrain.
Pusing sebelah kepala bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari migrain hingga masalah pada pembuluh darah otak.
Meskipun banyak penyebabnya yang tidak berbahaya, penting untuk mengenali tanda-tanda yang bisa menunjukkan kondisi yang lebih serius.
Jika pusingmu disertai dengan gejala yang mengkhawatirkan atau tidak kunjung sembuh, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter.
Ingat, kesehatan kepala sangat penting, jadi pastikan kamu memberi perhatian pada gejala-gejala yang kamu alami!
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel
Editor : Anwar Bahar Basalamah