JP Radar Kediri - Duduk dalam kurun waktu berjam-jam adalah kebiasaan dari sebagian masyarakat di indonesia, entah itu tuntutan pekerjaan maupun seorang pelajar.
Tanpa disadari duduk terlalu lama mungkin tampak seperti kebiasaan yang tidak berbahaya, tetapi tahukah kamu bahwa kebiasaan ini bisa memperpendek umur hidupmu secara drastis.
Jika kamu sering menghabiskan waktu berjam-jam dalam posisi duduk tanpa bergerak, tubuhmu bisa menderita dampak jangka panjang yang serius. bahkan, duduk terlalu lama bisa memicu kematian dini.
Mari simak penjelasan berikut, mengapa hal ini bisa berbahaya.
- Beresiko Serangan Jantung
Jika kamu selama berjam-jam duduk bisa membuat aliran darah melambat, otot-ototmu tidak bekerja, dan darah mengental.
Baca Juga: Tips Makan Sehat agar BB Aman Meski Dipenuhi Opor dan Rendang saat Lebaran
Jantungmu harus bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh, dan jika panpa aktivitas fisik, pembuluh darah bisa menjadi lebih kaku dan meningkatkan risiko serangan jantung.
Bahkan jika kamu berolahraga secara teratur, duduk terlalu lama tetap meningkatkan risiko kematian akibat masalah jantung.
- Resiko Diabetes Tipe 2
Saat kamu duduk terlalu lama, tubuh sangat sulit untuk mengatur gula dalam darah dan saat etika otot tidak aktif, sel-sel tubuh menjadi kurang sensitif terhadap insulin, alhasil kamu memberikan peluang untuk diabetes berkembang dalam tubuh kamu.
- Melemahkan Otot dan Tulang
Duduk dalam jangka waktu yang cukup lama, bisa bikin otot dan tulang kamu menjadi kaku dan melemah.
Hal ini juga menyebabkan sakit punggung kronis dan nyeri sendi.
- Kematian Dini
Kebiasaan tersebut juga bisa sampai kematian dini karena hal-hal sebelumnya yang dimulai dari penyakit jantung hingga sakit punggung kronis, pada akhirnya dapat mengarah pada kematian dini.
Didukung dari sebuah penelitian dari American Journal of Preventive Medicine menemukan bahwa orang yang duduk lebih dari 8 jam sehari memiliki risiko kematian dini 30% lebih tinggi dibandingkan mereka yang lebih aktif bergerak.
Berdirilah setidaknya setiap 30 menit, lakukan peregangan atau berjalan kaki.
Selain itu, luangkan waktu untuk berolahraga setiap hari dan jika kamu bisa bergerak lebih banyak, kamu sudah melakukan langkah besar untuk menghindari efek mengerikan dari duduk terlalu lama.
Penulis: Fikri Raihan Pratama, Mahasiswa Magang Universitas Pembangunan “Veteran” Jawa Timur (UPNVJT).
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira