JP Radar Kediri – Tak hanya fisik, gangguan kesehatan juga bisa dialami oleh mental seseorang. Baru-baru ini di media sosial viral istilah seseorang yang mengidap gangguan Narcissistic personality disorder (NPD).
Gangguan kesehatan mental ini ditandai dengan rasa percaya diri terlalu tinggi, sikap manipulatif, serta “haus” perhatian dan kekaguman.
Naasnya, banyak penderita NPD tidak menyadari kondisi yang dialaminya ini. Hal ini sering kali membuatnya sulit untuk berhubungan baik dengan orang lain.
Gangguan ini biasanya mulai terlihat di usia remaja hingga masa awal dewasa. Kondisi ini bisa disebabkan oleh beberapa hal, umumnya karena karakteristik bawaan atau pola asuh sejak kecil.
Seperti saat seseorang terlalu dimanja sejak kecil, atau dipuji secara berlebihan sejak kecil.
Tak hanay itu pengabaian atau kurang kasih sayang di masa kecil juga menajdi salah satu penyebabnya.
Gangguan kepribadian ini cukup merugikan bagi para penderitanya, hal ini karen dengan karakter mental tersbeut, seseorang akan merasa sulit berhubungan baik dengan orang lain.
Narcissistic personality disorder hanya dapat ditetapkan oleh seorang profesional kesehatan mental.
Namun beberapa gejalanya bisa dipahami sejak dini, berikut tanda-tanda seseorang mengalami Narcissistic Personality Disorder (NPD):
1. Merasa berhak mendapatkan perlakuan istimewa
Karena merasa pantas untuk mendapatkan perlakuan istimewa, penderita narcissistic personality disorder (NPD) biasanya merasa sangat sedih dan kecewa ketika ia tidak diberi bantuan atau perlakuan spesial dari orang lain.
2. Haus akan pujian
Ciri-ciri paling umum dari seorang narcissistic personality disorder adalah selalu “haus” akan pujian atau kekaguman dari orang lain.
Mereka yang memiliki gangguan kepribadian ini merasa perlu mendapatkan pengakuan dari orang lain.
Dia juga sering kali menyombongkan pencapaiannya, bahkan melebih-lebihkannya, hanya untuk dipuji oleh orang lain.
3. Bersikap manipulatif
Awalnya penderita NPD mencoba untuk menyenangkan orang lain dan membuat orang terkesima padanya.
Namun, pada akhirnya nanti, kepentingan dan kebutuhan dirinya sendiri yang akan diutamakan dan selalu didahulukan.
Dia pun tak segan-segan untuk menjatuhkan orang lain, di saat orang sudah berharap padanya.
Metode “tarik-ulur” sering digunakannya untuk membuatnya merasa menjadi orang yang dominan atau “pengendali” dalam hubungan tersebut.
4. Menolak kritik, selalu merasa benar, dan suka mencari perhatian
Meski tidak menunjukkannya secara langsung, orang dengan narcissistic personality disorder sebenarnya sering merasa cemas, tidak mampu, penuh keraguan, dan kehampaan dalam dirinya.
Semua perasaan tersebut ditutupinya dengan mencari validasi dari orang lain. NPD seringkali menolak kritik sekecil apapun.
Dia tidak mau mengakui saat dirinya salah dan merasa benar. Seorang NPD juga sering berperilaku berlebihan untuk mencari perhatian orang lain.
5. Tidak memiliki teman yang terjalin lama
Gangguan kepribadian ini umumnya membuat orang sering mengalami konflik dengan orang lain.
Ia mungkin hanya memiliki sedikit teman dekat atau bahkan tidak memiliki teman sama sekali yang benar-benar dekat secara intens.
Bila memiliki teman dekat, penderita NPD sangat sensitif dan protektif sehingga bisa saja cemburu bila teman dekatnya bergaul dengan orang lain.
Dia mungkin akan membuat teman dekatnya merasa bersalah atas apa yang dilakukannya.
6. Terlihat sangat percaya diri dan dominan, padahal hanya “topeng”
Orang yang memiliki narcissistic personality disorder menampilkan dirinya yang penuh percaya diri, tegas, dan terkesan mampu mendominasi orang lain. Ia suka memiliki kendali terhadap orang lain dan takut untuk kehilangan kendalinya.
Bahkan, hal ini membuat dia berkeyakinan bahwa hanya dia lah yang terbaik dari segala sisi.
Namun ternyata, semua itu hanyalah “topeng” untuk menutupi rasa harga diri dan percaya dirinya yang rendah. Ia pun secara tidak sadar terlarut dalam dunia fantasi kehidupan yang ia ciptakan sendiri.
7. Kurang empati terhadap orang lain
Narcissistic personality disorder juga ditandai dengan kurangnya rasa empati. Penderita NPD cenderung enggan memahami atau peduli terhadap perasaan orang lain.
Karena sifatnya ini, ia sering kali mengatakan atau melakukan hal-hal yang menyakiti perasaan orang lain dan tidak memikirkan bagaimana tindakannya berdampak pada orang lain.
8. Suka memanfaatkan atau mengeksploitasi orang lain
Penderita narcissistic personality disorder biasanya memanfaatkan orang lain untuk kepentingan dirinya sendiri, baik secara sadar maupun tidak.
Ia cenderung membangun hubungan pertemanan atau bisnis berdasarkan apa yang orang lain mampu berikan padanya, misalnya perihal harta atau status sosial.
Ia juga mungkin mengeksploitasi kemampuan orang lain untuk menguntungkan dirinya sendiri.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah