JP Radar Kediri - Kolesterol tinggi sering kali tidak menunjukkan gejala yang jelas, tetapi dampaknya bisa sangat berbahaya bagi kesehatan.
Banyak orang baru menyadari kondisi ini setelah mengalami komplikasi serius seperti serangan jantung atau stroke.
Gaya hidup modern yang penuh dengan makanan cepat saji, kurangnya aktivitas fisik, dan stres berkepanjangan dapat meningkatkan risiko kolesterol tinggi tanpa disadari.
Kolesterol sendiri sebenarnya merupakan zat lemak yang dibutuhkan tubuh untuk membangun sel dan memproduksi hormon.
Namun, jika kadarnya terlalu tinggi, terutama kolesterol jahat (Low-Density Lipoprotein), dapat menumpuk di dinding pembuluh darah dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan.
Baca Juga: Kediri Dibanjiri Pendatang! Urbanisasi Meledak, Apa Dampaknya bagi Warga Lokal?
Gejala yang muncul ketika kolestrol tinggi :
- Tangan dan Kaki Gampang Pegal
Kolesterol tinggi dapat menyebabkan penumpukan plak di pembuluh darah, yang menghambat aliran darah ke otot-otot tangan dan kaki. Akibatnya, seseorang bisa merasa lebih cepat lelah dan pegal, meskipun tidak melakukan aktivitas berat. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat menyebabkan gangguan peredaran darah yang lebih serius. - Sering Kesemutan
Penyumbatan pada pembuluh darah akibat kolesterol tinggi dapat mengganggu pasokan oksigen dan nutrisi ke saraf. Akibatnya, seseorang sering mengalami sensasi kesemutan, terutama di tangan dan kaki. Jika kesemutan terjadi secara terus-menerus atau disertai rasa nyeri, ini bisa menjadi tanda adanya masalah peredaran darah yang lebih serius - Nyeri Dada Sebelah Kiri
Kolesterol tinggi bisa menyebabkan penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah yang menuju jantung. Kondisi ini dikenal sebagai angina atau nyeri dada yang sering muncul di sisi kiri. Rasa nyeri ini bisa muncul saat beraktivitas atau bahkan saat sedang beristirahat. Jika nyeri dada terjadi secara berulang, sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk menghindari risiko penyakit jantung. - Muncul Benjolan/Lemak di Kulit atau Kelopak Mata
Timbunan lemak akibat kolesterol tinggi dapat terlihat dalam bentuk benjolan kekuningan di sekitar mata, siku, lutut, atau bagian tubuh lainnya. Kondisi ini dikenal sebagai xanthoma dan dapat menjadi tanda bahwa kadar kolesterol dalam tubuh sudah melebihi batas normal. Meskipun tidak menimbulkan rasa sakit, benjolan ini sebaiknya diperiksa untuk memastikan kondisi kesehatan lebih lanjut.
Baca Juga: Pelatih Persik Kediri Marcelo Rospide Berusaha Kembalikan Mental Pemain, Ini Alasannya
- Sering Pusing
Penyumbatan pembuluh darah akibat kolesterol tinggi dapat mengurangi suplai oksigen ke otak. Hal ini bisa menyebabkan seseorang sering mengalami pusing, sakit kepala, atau bahkan pingsan dalam kasus yang lebih parah. Pusing yang berulang tanpa sebab yang jelas sebaiknya tidak diabaikan karena bisa menjadi tanda awal gangguan kardiovaskular. - Kepala Belakang, Leher, dan Pundak Terasa Kaku
Kolesterol tinggi dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah di sekitar kepala dan leher, sehingga aliran darah ke area tersebut menjadi tidak lancar. Akibatnya, seseorang bisa merasakan ketegangan atau kaku di bagian leher, pundak, dan kepala belakang. Kondisi ini sering kali disertai dengan pusing atau rasa berat di kepala. - Mudah Lelah dan Mengantuk
Kolesterol tinggi dapat mengganggu suplai oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh, termasuk otak dan otot. Akibatnya, seseorang bisa merasa mudah lelah meskipun tidak melakukan aktivitas berat. Selain itu, suplai darah yang terganggu juga dapat menyebabkan kantuk berlebihan di siang hari. - Kaki Bengkak
Penumpukan lemak di pembuluh darah akibat kolesterol tinggi dapat mengganggu aliran darah ke bagian bawah tubuh, menyebabkan retensi cairan dan pembengkakan di kaki atau pergelangan kaki. Jika kaki sering bengkak tanpa sebab yang jelas, ini bisa menjadi indikasi adanya masalah pada sistem peredaran darah.
Jika mengalami beberapa ciri-ciri di atas, segera lakukan langkah pencegahan dengan mengubah pola hidup menjadi lebih sehat dan berkonsultasi dengan tenaga medis agar kondisi tidak semakin memburuk.
Baca Juga: Penantian Lama Jadwal Pengangkatan SK PPPK Tahap 1 keluar 2025, Cek Jadwal hingga Gaji per Golongan
Menjaga kadar kolesterol tetap normal sangat penting untuk kesehatan jangka panjang. Mengadopsi pola makan sehat, rutin berolahraga, istirahat yang cukup, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala dapat membantu mengendalikan kadar kolesterol dalam tubuh.
Penulis : Asyfa Maulidina
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira